Xiaomi Buds 6 menawarkan kombinasi yang tidak umum pada perangkat audio di bawah Rp 2 juta, yakni desain semi in-ear yang ringan, ANC, serta karakter suara bertenaga. Namun, efektivitas peredam bisingnya sangat ditentukan oleh posisi earbuds di telinga.
Ketika letaknya sedikit bergeser, suara dari lingkungan sekitar dapat kembali terdengar lebih jelas. Kondisi ini menjadi kompromi dari bentuk semi in-ear yang lebih terbuka dan tidak memakai ear tip silikon.
ANC Membantu, tetapi Tidak Menutup Telinga Rapat
Xiaomi menyediakan mode ANC Balanced dan Deep yang dapat dipilih lewat aplikasi Xiaomi Earbuds. Perbedaannya disebut tidak terlalu jauh, tetapi kedua mode cukup membantu meredam white noise seperti suara kipas angin dan kebisingan di kantor.
Isolasi pasif Xiaomi Buds 6 tidak sekuat earbuds in-ear karena tidak ada silikon yang menutup saluran telinga. Karena itu, pengguna perlu memastikan kontur earbuds stabil agar kemampuan ANC bekerja lebih optimal.
| Aspek | Spesifikasi | Catatan Penggunaan |
|---|---|---|
| Desain | Semi in-ear, 4,4 gram per earbuds | Lebih lapang untuk pemakaian lama |
| Audio | Driver dinamis 11 mm, 16-40 kHz | Seimbang dengan bass lebih terasa |
| ANC | Balanced dan Deep | Efektif untuk white noise jika posisi pas |
| Baterai | Hingga 6 jam tanpa ANC | Sekitar 3 jam ketika ANC aktif |
Nyaman untuk Mendengarkan Musik Lebih Lama
Setiap earbuds berbobot 4,4 gram dan memakai bentuk semi in-ear tanpa ujung silikon yang masuk ke lubang telinga. Desain ini membuat pemakaian terasa lebih ringan serta mengurangi potensi rasa lelah saat mendengarkan musik atau podcast dalam waktu panjang.
Bentuk kontur earbuds dirancang agar tetap berada di telinga ketika pengguna berjalan cepat atau berolahraga ringan. Untuk penggunaan di luar ruangan, perangkat ini juga memiliki rating IP54 yang menunjukkan ketahanan terhadap debu dan percikan air.
Charging case-nya berbentuk persegi pipih dengan tampilan dual-tone, lampu indikator di depan, serta port USB-C dan tombol pairing di bagian bawah. Tombol tersebut turut berfungsi sebagai pintasan untuk memulai perekaman audio.
Driver 11 mm Andalkan Bass dan Detail Musik
Xiaomi membekali Buds 6 dengan driver dinamis 11 mm dan triple magnetic circuit. Sistem ini disebut meningkatkan sensitivitas frekuensi rendah hingga 40 persen serta mendukung rentang frekuensi 16-40 kHz.
Perangkat ini mendukung Harman AudioEFX, Snapdragon Sound, dan Hi-Res Audio Wireless untuk pemutaran lossless hingga 24-bit/48kHz. Pengguna dapat memilih enam profil audio melalui aplikasi Xiaomi Earbuds, termasuk Harman AudioEFX dan Harman Master, atau mengatur equalizer manual.
Dalam pengujian yang dipublikasikan inet.detik.com, karakter suaranya dinilai seimbang dengan kecenderungan bass yang lebih menonjol. Karakter ini dinilai cocok untuk musik elektronik, R&B, dan rock, sementara profil Harman AudioEFX membantu vokal serta instrumen lebih tampil.
Detail instrumen pada lagu berlapis masih dapat terdengar jelas, termasuk pemisahan stereo pada musik rock. Elemen treble seperti hi-hat dan simbal juga tetap terdengar tanpa mengambil alih keseluruhan komposisi.
Kontrol Sentuh dan Pelacakan Perangkat
Panel sentuh pada tangkai mendukung perintah tekan, tekan-tahan, dan swipe yang bisa disesuaikan. Selain mengontrol musik dan noise cancellation, gestur ini dapat dipakai untuk memanggil asisten suara, mengambil foto dari jauh, merekam audio, serta mengaktifkan subtitle AI.
Pengguna perlu berhati-hati saat menekan tangkai karena earbuds dapat ikut bergeser dari posisi idealnya. Xiaomi menambahkan bunyi klik lembut sebagai penanda setiap perintah agar kontrol tetap dapat dirasakan tanpa mengganggu musik.
Xiaomi Buds 6 memakai Bluetooth 5.4, deteksi pemakaian di telinga, dan Dual Connection untuk terhubung ke dua perangkat sekaligus. Perangkat ini kompatibel dengan Android dan iOS melalui aplikasi Xiaomi Earbuds.
Fitur perekaman dapat diakses dari case, tangkai, maupun aplikasi, termasuk untuk merekam percakapan telepon. Masing-masing earbuds disebut mampu menyimpan rekaman hingga 90 menit.
Untuk mencari perangkat, earbuds dapat membunyikan alarm dan mendukung Apple Find My serta Google Find Hub. Aplikasi Xiaomi tidak bisa melacak earbuds bila case hilang bersama perangkat di dalamnya, sedangkan Apple Find My disebut dapat melacak case dalam keadaan kosong maupun berisi.
Baterai 35 mAh pada masing-masing earbuds dan 475 mAh pada case diklaim memberi total pemakaian hingga 35 jam. Dalam pengujian, daya tahan mencapai sekitar 6 jam pada volume 50 persen tanpa ANC, lalu turun menjadi sekitar 3 jam saat ANC aktif.
Dengan banderol di bawah Rp 2 juta, Xiaomi Buds 6 lebih tepat bagi pengguna yang memprioritaskan kenyamanan semi in-ear dan suara bass bertenaga. ANC menjadi nilai tambah yang berguna, selama pengguna menerima bahwa peredamannya tidak akan serapat model in-ear.







