Rupiah Melemah, Jetour T2 Tetap Rp588 Juta, Sinyal Percaya Diri Di Tengah Tekanan Pasar

Jetour memilih tidak ikut menaikkan harga T2 meski rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. SUV boxy itu tetap dijual Rp588 juta, padahal nilai tukar hari ini sudah menembus Rp18 ribu per dolar AS.

Keputusan ini menarik karena T2 sempat ditawarkan Rp568 juta selama pameran IIMS pada Februari 2026. Setelah program promosi berakhir, harga normalnya justru bertahan di level yang sama tanpa penyesuaian ke atas.

Harga tetap di tengah tekanan pasar

Sales Director PT Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja mengatakan perusahaan mempertimbangkan banyak hal sebelum menahan harga T2. Ia menegaskan Jetour ingin tetap memberi value terbaik bagi konsumen di Indonesia.

Michael menyebut kondisi industri otomotif masih menghadapi tantangan yang cukup berat, termasuk ekonomi global yang dinamis. Dalam situasi itu, Jetour memilih menjaga harga Jetour T2 tetap Rp588 juta OTR Jakarta dan belum ada kenaikan sampai saat ini.

Langkah ini juga menunjukkan upaya Jetour menjaga daya tarik produk di pasar yang belum stabil. Bagi calon pembeli, kepastian harga seperti ini memberi ruang lebih tenang saat memantau segmen kendaraan besar berdesain kotak.

Strategi menjaga nilai untuk konsumen

Jetour melihat harga bukan hanya soal angka jual, tetapi juga bagian dari nilai yang dirasakan konsumen. Perusahaan menilai kendaraan yang baik harus tetap relevan di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Karena itu, Jetour ingin mempertahankan posisi T2 sebagai salah satu model andalan di Indonesia. Kebijakan ini sekaligus memberi sinyal bahwa perusahaan berusaha menjaga hubungan harga dan persepsi nilai di mata konsumen.

Spesifikasi SUV boxy ini

Jetour T2 hadir dengan bodi besar dan proporsi khas SUV boxy. Dimensinya mencakup panjang 4.785 meter, lebar 2 meter, tinggi 1,88 meter, dan jarak sumbu roda 2,8 meter.

Model ini hanya tersedia dalam satu varian. Di balik tampilannya, T2 mengandalkan mesin Kungpeng 2.000 cc TGDI yang menghasilkan 245 PS dan torsi 375 Nm.

Tenaga itu disalurkan ke sistem gerak 4WD X-WD Intelligent. Kombinasi tersebut membuat T2 tampil sebagai SUV yang diarahkan untuk konsumen yang mencari karakter desain tegas dan performa besar.

Bukan hanya T2 yang dipertahankan

Kebijakan harga Jetour tidak berhenti di T2. Dashing juga tetap dipasarkan di Rp348,8 juta, sementara X70 Plus dibuka dari Rp359,8 juta.

Untuk model baru T1, Jetour memberi harga khusus Rp388 juta untuk varian reguler dan Rp538 juta untuk T1 i-DM. Saat masuk harga normal, T1 dipatok Rp408 juta dan T1 i-DM Rp558 juta.

Dengan menahan sejumlah harga tersebut, Jetour terlihat berusaha menjaga daya saing lini produknya di tengah tekanan biaya dan pasar. Bagi konsumen, kondisi ini membuat beberapa model Jetour tetap berada di level harga yang sama meski rupiah sedang tertekan.

Source: www.cnnindonesia.com

Baca Juga

Back to top button