Ruben Onsu menegaskan bahwa perebutan hak asuh anak tidak berarti memutus hubungan mereka dengan Sarwendah. Jika hak asuh nantinya jatuh ke tangannya, ia berjanji tetap memberi ruang agar anak-anak bisa bertemu dan bersama ibu mereka.
Komitmen itu muncul di tengah proses gugatan hak asuh yang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/7/2026). Ruben menekankan bahwa yang utama tetap kepentingan anak, siapa pun yang pada akhirnya memegang hak asuh.
Hak Asuh, Tapi Bukan Pemisahan dari Ibu
Dalam penjelasannya, Ruben menolak anggapan bahwa gugatan tersebut bertujuan menjauhkan anak-anak dari Sarwendah. Ia menyebut anak tetap membutuhkan sosok ibu, sehingga akses untuk bertemu harus tetap terbuka bila nantinya hak asuh ada di tangannya.
Pernyataan itu disampaikan Ruben dalam tayangan kanal YouTube Reyben Entertainment yang dikutip www.beritasatu.com pada Senin (13/7/2026). Dari situ terlihat bahwa ia ingin menjaga peran kedua orang tua meski hubungan rumah tangga sudah berakhir.
| Isu Utama | Pernyataan Ruben | Dampak untuk Anak |
|---|---|---|
| Hak asuh anak | Tetap memberi ruang bagi Sarwendah untuk bertemu anak-anak | Anak tidak kehilangan akses ke ibu |
| Komunikasi orang tua | Kerja sama dan komunikasi tetap penting | Tumbuh kembang anak diharapkan tetap terjaga |
Komunikasi Jadi Kunci di Tengah Proses Hukum
Ruben juga menilai kerja sama dengan Sarwendah tetap diperlukan agar tumbuh kembang anak berjalan baik. Menurut dia, komunikasi yang sehat menjadi kunci, terutama dalam masa transisi setelah perceraian.
Ia menegaskan gugatan yang diajukan bukan jalan untuk memutus relasi anak dengan ibunya. Langkah itu, kata Ruben, ditempuh karena sudah tidak ada lagi solusi lain untuk berkomunikasi dan mendapatkan haknya sebagai ayah.
Prioritas Tetap pada Kepentingan Anak
Di tengah proses sidang yang berjalan, Ruben menggarisbawahi bahwa pola pengasuhan seharusnya tetap memberi ruang bagi kedua orang tua untuk hadir dalam kehidupan anak. Baginya, keputusan apa pun nanti tidak boleh membuat anak kehilangan sosok ayah maupun ibu.
Dengan begitu, gugatan hak asuh yang diajukannya menjadi sorotan karena menyangkut pembagian peran setelah perceraian. Namun inti yang ia tekankan tetap sama, yakni memastikan anak-anak tetap mendapat perhatian dari kedua orang tua.
