Toyota kembali menarik perhatian pasar mobil listrik lewat bZ4X Touring yang hadir di Jepang pada akhir Februari 2026. Model ini langsung mencuri sorotan karena menawarkan jarak tempuh hingga 734 km, bagasi yang bisa mencapai 1.240 liter, serta harga yang masih berada di bawah Rp700 juta.
Di tengah persaingan SUV listrik menengah yang makin padat, angka Rp618 juta sampai Rp688 juta memunculkan pertanyaan sederhana: apakah nilai yang ditawarkan sepadan dengan banderolnya. Berdasarkan data yang tersedia, bZ4X Touring memang tidak diposisikan sebagai EV gaya semata, melainkan kendaraan keluarga yang menonjolkan fungsi, efisiensi, dan kepraktisan.
Dirancang untuk kebutuhan keluarga aktif
Toyota menempatkan bZ4X Touring sebagai mobil listrik lima penumpang dengan orientasi penggunaan harian dan perjalanan jauh. Dimensi bodinya mencakup panjang 4.690 mm, lebar 1.860 mm, wheelbase 2.850 mm, serta ground clearance 201 mm.
Ukuran itu memberi ruang yang cukup untuk kebutuhan keluarga sekaligus menjaga karakter SUV yang tetap fleksibel di berbagai kondisi jalan. Toyota juga menyebut model ini lahir dari masukan konsumen global yang menginginkan BEV dengan utilitas lebih tinggi untuk aktivitas luar ruangan.
Jarak tempuh jadi senjata utama
Daya tarik paling menonjol dari bZ4X Touring terletak pada klaim jarak tempuh hingga 734 km dalam satu kali pengisian daya. Dalam informasi yang tersedia, angka tersebut disebut sebagai rekor terbaik di kelas SUV listrik menengah.
Pencapaian itu didukung oleh bodi yang lebih aerodinamis, penggunaan semikonduktor daya SiC pada eAxle, dan desain yang dibuat lebih ramping. Bagi calon pembeli yang memerlukan EV untuk mobilitas jarak jauh, klaim ini jelas menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Pengisian cepat tetap dijaga
Toyota juga menyebut bZ4X Touring bisa mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen dalam 28 menit. Klaim ini tetap relevan bahkan saat suhu dingin mencapai minus 10 derajat Celsius berkat fitur pengondisian baterai terbaru.
Aspek tersebut penting karena tidak semua mobil listrik mampu menjaga performa pengisian secara stabil di kondisi ekstrem. Dengan begitu, model ini tidak hanya mengejar jarak tempuh panjang, tetapi juga konsistensi penggunaan dalam situasi yang lebih menantang.
Bagasi besar menjadi pembeda lain
Di segmen SUV listrik, ruang kargo sering menentukan keputusan pembelian. bZ4X Touring menawarkan kapasitas bagasi 619 liter saat kursi belakang tetap digunakan, lalu membengkak menjadi 1.240 liter ketika kursi belakang dilipat.
Toyota juga menyematkan tuas pelipat kursi dari area bagasi dan gantungan belanja untuk mempermudah aktivitas bongkar muat. Ruang yang disebut 1,4 kali lebih luas dibanding bZ4X standar itu membuat model ini terasa cocok bagi keluarga dengan banyak barang bawaan.
Ada pilihan FWD dan 4WD
Toyota menyediakan dua opsi penggerak pada model ini, yakni FWD dan 4WD. Varian 4WD disebut sanggup melaju dari 0-100 km/jam dalam 4,6 detik dan didukung sistem X-MODE untuk menjaga distribusi tenaga di permukaan jalan yang tidak rata atau bersalju.
Karakter tersebut diperkuat oleh penggunaan pelek aluminium 20 inci, rak atap tipe bridge, dan skid plates di bagian depan serta belakang. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa bZ4X Touring tidak hanya bermain di efisiensi, tetapi juga mencoba menawarkan sisi tangguh yang relevan bagi SUV keluarga.
Kabin dibuat tenang dan fungsional
Di dalam kabin, Toyota menghadirkan pilihan warna hitam atau khaki dengan nuansa yang lebih premium. Panel instrumen horizontal rendah, layar sentuh 14 inci, dan material bernuansa alami digunakan untuk membangun kesan bersih sekaligus praktis.
Untuk fitur keselamatan, Toyota Safety Sense dan Toyota Teammate hadir sebagai standar. Paket ini mencakup Pre-Collision System, Lane Tracing Assist, Dynamic Radar Cruise Control, Advanced Park, Blind Spot Monitor, dan Rear Cross-Traffic Alert.
Posisi harga dan persaingan di kelasnya
Dari sisi harga, bZ4X Touring dibanderol 5.750.000 Yen atau sekitar Rp618 jutaan untuk FWD, sedangkan varian 4WD dipasarkan 6.400.000 Yen atau sekitar Rp688 jutaan. Pada titik ini, model tersebut terlihat paling kuat di kombinasi jarak tempuh, kapasitas bagasi, dan reputasi Toyota.
Jika dibandingkan secara singkat, Hyundai Ioniq 5 dikenal lewat desain futuristik dan charging ultra-cepat, Kia EV6 menonjol pada performa sporty, BYD Atto 3 punya harga lebih terjangkau, sementara Tesla Model Y unggul di jaringan Supercharger dan teknologi autopilot yang lebih canggih. Di tengah peta itu, bZ4X Touring menempati posisi yang menarik bagi pembeli yang memprioritaskan fungsi keluarga, efisiensi perjalanan, dan rasa aman dari merek yang sudah mapan.







