Rp35,5 Juta, Omo-X Bawa Tarikan 0-50 Km/Jam 3,3 Detik dan Fitur Kelas Premium

Harga Rp35,5 juta membuat Omoway Omo-X langsung mencuri perhatian di pasar motor listrik urban. Di saat banyak model menonjolkan efisiensi, Omo-X justru datang dengan klaim akselerasi 0-50 km/jam dalam 3,3 detik, torsi puncak 320 Nm, dan kecepatan puncak 113 km/jam.

Kombinasi itu menempatkan Omo-X di posisi yang berbeda. Omoway memosisikannya sebagai motor harian premium yang tetap mengejar respons cepat, kestabilan, dan fitur cerdas untuk mobilitas perkotaan.

Tarikan cepat jadi kartu utama

Angka 3,3 detik untuk sprint 0-50 km/jam menjadi sorotan paling kuat dari Omo-X. Karakter seperti ini biasanya lebih dekat dengan kendaraan bertenaga besar daripada motor listrik urban pada umumnya.

Torsi puncak 320 Nm juga mempertegas arah pengembangannya. Omoway menyiapkan motor ini agar tetap sigap saat throttle dibuka dari posisi diam.

Kecepatan puncak 113 km/jam memberi ruang penggunaan yang cukup luas. Angka tersebut dianggap memadai untuk aktivitas di dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.

Diposisikan sebagai motor premium harian

Omoway tidak hanya menjual performa lewat Omo-X. Motor ini juga diarahkan sebagai kendaraan harian premium yang mengutamakan rasa berkendara lebih lengkap.

Karena itu, aspek respons, kestabilan, dan kenyamanan ikut mendapat porsi penting. Strategi ini membuat Omo-X tidak sekadar tampil sebagai motor listrik hemat energi.

Komponen teknis dibuat lebih serius

Di bagian kaki-kaki, Omo-X menggunakan suspensi depan double wishbone. Konfigurasi ini memisahkan shockbreaker dari dudukan stang dan memberi karakter pengendalian yang berbeda dari suspensi teleskopik konvensional.

Omoway menyebut pendekatan itu bisa memberi pengendalian yang lebih presisi. Suspensi tersebut juga diklaim mampu meredam getaran lebih baik.

Sektor pengereman ikut dibuat lebih kuat. Omo-X memakai kaliper 4 piston, ABS, dan TCS untuk mendukung pengendalian yang lebih aman dan stabil.

Fitur digital ikut digenjot

Selain hardware, Omo-X juga membawa fitur OTA atau Over-the-Air. Lewat sistem ini, pembaruan software bisa dilakukan secara berkala tanpa harus datang ke bengkel.

Pengguna disebut dapat menerima pembaruan fitur melalui notifikasi di layar. Pola itu membuat motor terasa mengikuti kebiasaan pembaruan perangkat lunak seperti pada ponsel pintar.

Untuk tampilan informasi, Omoway menyematkan layar TFT 10 inci. Panel ini menampilkan data berkendara sekaligus peta navigasi secara real-time.

Mode berkendara dibuat variatif

Pilihan mode berkendara pada Omo-X juga cukup beragam. Pengguna bisa memakai mode standar, sport, mode basah untuk kondisi licin, dan mode assist.

Mode assist disiapkan untuk membantu manuver parkir atau kecepatan rendah. Kehadiran beberapa mode ini membuat motor lebih fleksibel untuk kebutuhan harian yang berbeda-beda.

Tetap membawa unsur praktis

Meski punya karakter performa yang agresif, Omo-X tetap diarahkan untuk penggunaan sehari-hari. Omoway menambahkan bagasi luas dan sistem audio terintegrasi untuk menunjang kenyamanan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Omo-X tidak hanya mengejar angka performa di atas kertas. Motor ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna urban yang ingin kendaraan listrik dengan pengalaman berkendara lebih lengkap.

Harga pre-order yang agresif

Omoway sudah membuka pre-order Omo-X sejak akhir April 2026. Selama masa pre-order, harga off-the-road motor ini berada di kisaran Rp35,5 juta.

Harga itu sudah memperhitungkan subsidi perusahaan Rp7 juta dan subsidi administrasi Rp2 juta. Dengan skema tersebut, Omo-X masuk pasar dengan posisi yang cukup kompetitif.

Di tengah persaingan motor listrik yang makin padat, Omoway mencoba menawarkan paket yang menggabungkan teknologi tinggi, performa cepat, dan harga yang masih relatif terjangkau di kelasnya. Kombinasi inilah yang membuat Omo-X menonjol di antara motor listrik urban lain yang lebih konservatif dalam spesifikasi.

Baca Juga

Back to top button