Rodri melengkapi koleksi gelarnya dengan membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 30 tahun itu juga meraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.
Keberhasilan tersebut membuat istilah “menamatkan sepak bola” kerap dilekatkan kepada Rodri. Istilah itu menggambarkan pencapaian pemain yang telah memenangi hampir seluruh trofi paling bergengsi bersama klub dan tim nasional.
Piala Dunia menjadi gelar yang sebelumnya belum ada dalam deretan prestasi Rodri. Sebelum turnamen ini, ia sudah mengoleksi Ballon d’Or, Liga Champions UEFA, UEFA EURO, UEFA Nations League, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Sejumlah trofi klub tersebut diraih Rodri bersama Manchester City di bawah arahan Pep Guardiola. Dalam beberapa musim terakhir, ia menjadi salah satu penggerak utama lini tengah The Citizens.
Final Ketat Melawan Argentina
Spanyol memastikan gelar setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada laga final. Pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu di New York Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB.
Rodri tidak berada di lapangan sampai peluit akhir karena digantikan pada babak tambahan waktu. Namun, perannya tetap terasa besar dalam menjaga aliran permainan Spanyol ketika Argentina memberi tekanan.
Di laga penentuan, Rodri membukukan 101 umpan akurat dengan tingkat keberhasilan 95 persen. Catatan itu menegaskan fungsinya sebagai penghubung antara lini belakang dan lini depan Spanyol.
Pengaruh Rodri tidak semata diukur dari gol atau assist. Ia menjadi pengatur tempo sekaligus pelindung area di depan pertahanan ketika Spanyol kehilangan penguasaan bola.
Angka di Balik Golden Ball
Penampilan Rodri sepanjang turnamen turut menjelaskan keputusan FIFA memberikan Golden Ball kepadanya. Dalam delapan pertandingan, ia konsisten mengendalikan ritme permainan tim yang akhirnya menjadi juara dunia.
| Catatan Rodri | Jumlah | Rincian |
|---|---|---|
| Penampilan | 8 pertandingan | Sepanjang Piala Dunia 2026 |
| Umpan sukses | 648 | Akurasi 93,2 persen |
| Aksi bertahan | 41 | Sepanjang turnamen |
| Rebut kembali bola | 40 | Sepanjang turnamen |
Menurut data pertandingan yang dihimpun Medcom.id, Rodri mencatatkan 648 umpan sukses dengan akurasi 93,2 persen selama turnamen. Angka tersebut memperlihatkan konsistensinya sebagai pusat distribusi bola Spanyol.
Kontribusinya juga terlihat saat tim harus bertahan. Rodri menghasilkan 41 aksi bertahan dan merebut kembali penguasaan bola sebanyak 40 kali sepanjang kompetisi.
Kehadirannya membuat Spanyol dapat menjaga permainan tetap rapat dari fase grup hingga final. La Roja hanya kebobolan satu gol dalam seluruh perjalanan mereka menuju gelar.
Era Baru Spanyol
Gelar pada 2026 menjadi Piala Dunia kedua bagi Timnas Spanyol. Sebelumnya, Spanyol hanya pernah menjadi juara dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Tambahan trofi dunia menempatkan koleksi Rodri dalam kategori yang langka. Pencapaiannya disejajarkan dengan legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Müller, Rivaldo, Ronaldinho, dan Lionel Messi.
Bagi Spanyol, kemenangan atas Argentina bukan hanya penutup perjalanan delapan pertandingan di turnamen tersebut. Gelar itu juga mempertegas Rodri sebagai salah satu figur sentral dalam era baru kejayaan La Roja.
Source: www.medcom.id






