Manchester City memilih menunda pembicaraan kontrak baru Rodri pada saat masa depan gelandang andalannya kembali menjadi perhatian. Klub akan membuka kembali negosiasi setelah Rodri menyelesaikan tugas besar sebagai kapten Spanyol di final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Penundaan itu membuat situasi Rodri menarik di tengah bursa transfer musim panas, terutama karena kontraknya di Etihad Stadium hanya tersisa hingga 30 Juni 2027. City memiliki kepentingan untuk memperoleh kepastian lebih cepat agar tidak membiarkan salah satu pemain kuncinya memasuki fase akhir kontrak tanpa kesepakatan baru.
Final Piala Dunia Menjadi Prioritas Rodri
Final melawan Argentina menjadi agenda yang menyita perhatian Rodri, baik sebagai gelandang maupun pemimpin tim nasional Spanyol. Dengan tanggung jawab kapten tersebut, pembahasan tentang masa depannya bersama klub diperkirakan baru bisa menjadi fokus setelah pertandingan selesai.
Menurut laporan Kompas.com yang mengutip Yahoo Sports, Manchester City memang menjadwalkan kelanjutan negosiasi setelah rangkaian Piala Dunia 2026 berakhir. Keputusan ini menunjukkan klub memberi ruang kepada Rodri untuk berkonsentrasi penuh pada turnamen internasional tersebut.
| Aspek | Situasi Terkini | Detail |
|---|---|---|
| Kontrak Rodri | Masih berlaku | Hingga 30 Juni 2027 |
| Agenda Spanyol | Final Piala Dunia 2026 | Melawan Argentina |
| Peran Rodri | Kapten Spanyol | Memimpin tim di laga final |
| Negosiasi Man City | Ditunda sementara | Dilanjutkan setelah final |
Bagi City, waktu menjadi faktor penting karena sisa kontrak Rodri tidak lagi panjang untuk ukuran pemain utama. Klub tentu ingin menghindari skenario ketika pembicaraan berjalan terlalu lambat dan posisi tawar pemain berubah menjelang masa kerja berakhir.
Belum ada perkembangan berarti dalam upaya City meyakinkan Rodri agar menandatangani kesepakatan baru. Namun, penundaan pembicaraan saat ini tidak berarti perhatian klub terhadap kontrak sang gelandang berkurang.
Pilar Permainan Sejak 2019
Rodri telah menjadi salah satu figur paling penting dalam struktur permainan Manchester City sejak bergabung pada 2019. Perannya di lini tengah melampaui tugas merebut bola karena ia juga mengatur ritme permainan dan menjaga aliran serangan tim.
Gelandang berusia 30 tahun itu dikenal mampu membantu City melakukan tekanan kepada lawan dengan lebih terorganisasi. Ia juga memberi keseimbangan saat tim berganti dari menyerang ke bertahan, maupun ketika City membangun serangan kembali.
Kehadiran pemain seperti Rodri memberi tim sosok berpengalaman yang memahami kebutuhan permainan di tengah lapangan. Karena itu, persoalan kontraknya tidak hanya menyangkut satu pemain, tetapi juga berkaitan dengan perencanaan skuad untuk musim-musim berikutnya.
City diperkirakan masih membutuhkan peran Rodri ketika memasuki era pelatih Enzo Maresca pada musim 2026-2027. Menjaga sang gelandang tetap bertahan menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan kontinuitas di lini tengah.
Real Madrid Ikut Menambah Spekulasi
Situasi yang belum menemui kejelasan turut memunculkan kaitan Rodri dengan Real Madrid sepanjang bursa transfer musim panas. Nama klub Spanyol tersebut terus dikaitkan dengan sang gelandang ketika pembicaraan kontrak bersama City belum bergerak maju.
Laporan yang sama menyebut Manchester City dan Real Madrid telah melakukan komunikasi langsung dalam beberapa kesempatan. Kondisi ini membuat kebutuhan City untuk mengamankan masa depan Rodri menjadi semakin penting, terutama demi meredam spekulasi transfer.
Meski begitu, belum ada kepastian mengenai hasil negosiasi yang akan kembali dibuka setelah final Piala Dunia. Status kontrak hingga 2027 dan perhatian dari Real Madrid membuat keputusan berikutnya dari Rodri akan berpengaruh besar terhadap rencana Manchester City.
Untuk saat ini, fokus terdekat Rodri tetap berada pada final Piala Dunia 2026 bersama Spanyol. Setelah laga melawan Argentina selesai, pembicaraan mengenai kelanjutan kariernya di Etihad Stadium diperkirakan kembali menjadi agenda utama.
Source: bola.kompas.com






