Renault Megane E-Tech Makin Futuristis, Jarak Tempuh Tembus 500 Km

Renault Megane E-Tech mendapat penyegaran besar yang membuatnya terasa lebih matang sebagai mobil listrik kompak. Perubahan ini paling terasa pada jarak tempuh yang kini naik menjadi 500 km, sekaligus membawa tampilan yang lebih futuristis dan kabin yang lebih rapi.

Pembaruan tersebut menargetkan tiga hal sekaligus, yakni desain yang lebih dinamis, teknologi yang lebih relevan untuk mobilitas saat ini, dan fitur yang lebih lengkap di semua level trim. Renault tampak ingin menjaga Megane E-Tech tetap kompetitif tanpa mengubah karakter dasarnya sebagai SUV EV kompak.

Tampilan depan dan belakang dibuat lebih hidup

Ubahan paling mudah terlihat ada di bagian eksterior. Renault memberi lampu dengan komponen baru, bumper sewarna bodi yang garisnya lebih dinamis, serta signature lampu dengan delapan komponen berbentuk berlian di sisi air intake.

Di bagian depan, gril tetap tertutup dengan lapisan hitam mengilap dan logo berlian khas Renault. Sementara itu, lampu belakang masih memakai tata letak lebar, tetapi kini dirancang sebagai elemen 3D tanpa lensa penutup.

Penyegaran ini juga disertai peningkatan ground clearance hingga 20 mm. Langkah ini membuat posisi mobil tidak terlalu dekat dengan permukaan jalan, terutama karena bobot baterai yang lebih besar.

Kabin ikut disegarkan dengan material baru

Masuk ke interior, perubahan terasa lewat material dan detail visual baru. Kabin kini memakai sentuhan akhir Thermoplastic Elastomer atau karet sintetis, sementara kursi elektrik tersedia dalam warna abu-abu muda atau hitam titanium pada trim Techno.

Trim Esprit Alpine juga mendapat pembaruan lewat panel pintu baru dengan sentuhan akhir abu-abu spectral. Nuansanya bisa berubah dari abu-abu gelap sampai biru, dan suasana kabin dilengkapi pencahayaan ambient LED.

Baterai lebih besar, pengisian makin cepat

Sektor elektrifikasi menjadi bagian yang paling penting dari update ini. Kapasitas baterai naik dari 60 kWh menjadi 67 kWh, sehingga jarak tempuh meningkat dari 458 km menjadi 500 km dalam sekali pengecasan.

Pengisian dayanya juga lebih cepat. Dengan perangkat DC 165 kW, baterai bisa diisi dari 15 persen ke 80 persen dalam 24 menit, sedangkan dukungan AC charging mencapai 22 kW.

Motor listrik penggerak depan tetap dipertahankan dengan tenaga puncak 217 hp. Renault tampaknya lebih fokus pada efisiensi, jarak tempuh, dan kenyamanan penggunaan tanpa mengubah karakter performa dasarnya.

Tetap dirakit di Eropa

Harga terbaru Megane E-Tech belum diumumkan. Namun Renault memastikan model ini tetap dirakit di Eropa, tepatnya di fasilitas Douai, Prancis Utara.

Sementara itu, pabrik penggerak listriknya dibuat di Cleon, Normandy. Dengan kombinasi desain baru, kabin yang lebih segar, serta baterai dan pengisian daya yang lebih baik, Megane E-Tech kini tampil sebagai EV kompak yang terasa lebih berkarakter.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Terkait