Reid Wiseman, komandan misi Artemis II, membagikan video yang memperlihatkan Bumi perlahan menghilang di balik Bulan. Rekaman itu menangkap momen langka yang dikenal sebagai Earthset, yakni saat Bumi tampak tenggelam dari pandangan di sisi Bulan.
Video tersebut langsung menarik perhatian karena berasal dari perjalanan bersejarah kru Artemis II yang sedang mengelilingi tetangga terdekat Bumi. Dalam momen yang sama, anggota misi Christina Koch juga merekam Earthset dengan kamera Nikon untuk menghasilkan citra diam yang memperlihatkan fenomena serupa dari sudut pandang berbeda.
Rekaman dari dalam wahana
Wiseman menjelaskan bahwa video itu direkam melalui jendela docking hatch menggunakan iPhone 17 Pro Max. Ia menulis di X bahwa ukuran ponsel itu memudahkan proses pengambilan gambar, karena ia “hampir tidak bisa melihat Bulan” dari jendela tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa rekaman itu tidak dipotong dan tidak diedit. Video tersebut menggunakan zoom 8x, yang menurut Wiseman cukup mendekati apa yang dapat dilihat mata manusia secara langsung.
Earthset yang jarang terjadi
Fenomena Earthset dalam misi Artemis II disebut sebagai kali pertama mata manusia menyaksikannya dalam 54 tahun, sejak misi Apollo 17. Dalam konteks penerbangan antariksa berawak, momen ini memiliki nilai sejarah yang besar karena sangat jarang dapat direkam secara langsung.
Kru Artemis II tercatat terbang lebih dari 5.000 mil melewati Bulan saat berada lebih dari seperempat juta mil dari Bumi. Jarak itu menjadikan mereka manusia yang telah mencapai titik terjauh dari permukaan Bumi dalam sejarah.
Dua perangkat, dua sudut dokumentasi
Rekaman Earthset dari Wiseman dan hasil tangkapan Christina Koch menunjukkan bahwa dokumentasi misi antariksa dapat dilakukan dengan pendekatan berbeda. Foto diam dari kamera Nikon memberi ketajaman pada detail visual, sedangkan video dari iPhone 17 Pro Max menampilkan gerak dan peralihan momen saat Bumi perlahan tertutup Bulan.
Perbedaan alat itu juga memperlihatkan bagaimana awak Artemis II menyesuaikan cara merekam dengan kondisi di lapangan. Situasi pengambilan gambar tidak mudah, karena Bulan sendiri sulit terlihat jelas dari jendela docking hatch.
Mengapa rekaman ini penting
Video tersebut tidak hanya menampilkan pemandangan luar angkasa yang indah, tetapi juga menghadirkan sudut pandang yang jarang diterima publik. Rekaman itu memperlihatkan bagaimana Bumi terlihat dari jarak yang sangat jauh dan bagaimana Bulan dapat menutup pandangan terhadap planet asal manusia.
Wiseman menyebut video itu benar-benar “awesome” karena mampu menghadirkan rasa takjub yang sepadan dengan momen tersebut. Bagi publik, cuplikan ini menjadi pengingat bahwa eksplorasi luar angkasa tidak hanya soal pencapaian teknis, tetapi juga soal dokumentasi visual yang bernilai sejarah.
Artemis II dan nilai visualnya
Fenomena Earthset dari Artemis II menambah daftar gambar bersejarah dari penerbangan berawak di luar orbit Bumi. Rekaman yang dibagikan Wiseman memperluas pemahaman tentang skala perjalanan antariksa dan menunjukkan betapa langkanya kesempatan menyaksikan Bumi menghilang di balik Bulan dari sudut pandang manusia.
Di saat yang sama, momen ini menegaskan bahwa perjalanan Artemis II menghadirkan lebih dari sekadar pengujian misi. Setiap rekaman yang muncul dari luar angkasa memberi gambaran langsung tentang posisi Bumi di tengah ruang antariksa dan tentang betapa uniknya perspektif yang dimiliki para astronot sepanjang perjalanan mereka.







