Rebecca Latham Pindah ke Turki, Pink Spiders Lepas Andalan yang Tak Stabil

Rebecca Latham memulai babak baru setelah tidak lagi menjadi bagian dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders. Opposite hitter asal Amerika Serikat itu kini bergabung dengan Göztepe SK dan akan tampil di Liga Turki atau Sultanlar Ligi.

Langkah ini menarik perhatian karena Rebecca datang ke klub promosi yang sedang membangun kekuatan untuk musim mendatang. Göztepe menilai pengalaman sang pemain bisa langsung memberi dampak di kompetisi tertinggi voli putri Turki.

Göztepe mengandalkan pengalaman lintas liga

Pengumuman kedatangan Rebecca disampaikan Göztepe SK melalui akun media sosial resmi pada 9 Juni waktu Korea Selatan. Dalam pernyataannya, klub menyoroti perjalanan karier Rebecca yang sudah mencakup Amerika Serikat, Yunani, dan Korea Selatan.

Göztepe menyebut pemain kelahiran 1997 itu pernah menunjukkan kualitas bersama IBK Industrial Bank dan Heungkuk Life Insurance di Korea, selain tampil di liga Yunani dan Amerika Serikat. Klub itu juga menegaskan bahwa Rebecca akan memegang peran kunci untuk membantu tim berkembang pada musim berikutnya.

Musim berat di Pink Spiders berakhir tanpa perpanjangan kontrak

Keputusan pindah ke Turki datang setelah Rebecca menjalani musim yang tidak mudah bersama Pink Spiders. Ia tampil dalam seluruh 36 pertandingan musim reguler dan mengoleksi 746 poin, catatan yang menunjukkan kontribusi besar selama kompetisi.

Rebecca juga mencatat persentase keberhasilan serangan keseluruhan 41,19 persen. Angka itu menempatkannya di jajaran pemain terbaik liga dalam kategori tersebut, bahkan masuk tiga besar untuk efektivitas serangan terbuka dan serangan cepat terbuka.

Meski begitu, performanya dianggap belum cukup stabil pada momen-momen penting. Di semifinal playoff, ia sempat membukukan 23 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 50 persen, tetapi Pink Spiders tetap gagal melaju lebih jauh.

Pink Spiders memilih arah berbeda

Untuk musim 2026/2027, Pink Spiders memutuskan tidak memperpanjang kontrak Rebecca. Sebagai pengganti, klub mendatangkan opposite hitter asal Kuba, Yancy Kindelán, untuk memperkuat sektor serang.

Evaluasi tim tidak hanya berkaitan dengan angka kontribusi Rebecca, tetapi juga soal konsistensi dan kebugaran. Ia sempat menghadapi persoalan fisik sepanjang musim lalu, sehingga performanya tidak selalu berada di level yang sama.

Bukan pertama kali tampil di Korea Selatan

Perjalanan Rebecca di Korea sebenarnya sudah dimulai lebih awal ketika ia membela IBK Industrial Bank pada musim 2021/2022 dengan nama terdaftar Lasem. Saat itu, ia menarik perhatian karena memiliki darah Korea dari garis keturunan neneknya.

Namun, situasi internal tim yang tidak stabil dan performa yang belum maksimal membuatnya gagal memenuhi ekspektasi dan akhirnya digantikan di tengah musim. Setelah itu, Rebecca melanjutkan karier di liga Amerika Serikat dan Puerto Rico sebelum kembali ke V-League bersama Pink Spiders.

Pink Spiders dan Göztepe sama-sama sedang berubah

Kepergian Rebecca terjadi di tengah masa transisi besar Pink Spiders. Klub asal Incheon itu baru menjuarai V-League 2024/2025, tetapi kemudian kehilangan sejumlah figur penting dalam skuad dan staf pelatih.

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung, pensiun, sementara pelatih Marcello Abbondanza juga pergi setelah sukses membawa tim menjadi juara. Posisi pelatih kepala kini dipegang Tomoko Yoshihara, yang langsung menghadapi tugas berat menjaga daya saing tim.

Di sisi lain, Göztepe baru promosi ke kasta tertinggi voli putri Turki. Klub itu menutup musim 2025/2026 di posisi ke-11 dan finis kelima di Piala Turki, lalu berharap pengalaman Rebecca bisa membantu mereka tampil lebih kompetitif di Sultanlar Ligi.

Dengan rekam jejak di beberapa liga dan pengalaman kembali dari berbagai fase naik turun, Rebecca kini memikul harapan baru di Turki. Göztepe melihat kehadirannya sebagai bagian penting dari upaya membangun musim yang lebih kuat.

Source: www.viva.co.id

Terkait