Rapat Koordinasi Wilayah tiga lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jawa Barat menegaskan satu hal penting, mutu kini menjadi titik tekan utama yang tidak bisa ditunda lagi. Di tengah perubahan kebutuhan masyarakat, konsolidasi antarlembaga dipakai untuk memperkuat arah gerak amal usaha pendidikan Muhammadiyah.
Forum yang digelar di BBPPMPV BMTI Cimahi pada Sabtu (27/6) itu mempertemukan Majelis Dikdasmen dan PNF, MPKSDI, serta LP2M Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Pertemuan ini diarahkan untuk menyatukan visi sekaligus menyusun langkah strategis yang lebih terukur.
Mutu Jadi Titik Berat Utama
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Barat, Nur Komarudin, menyebut Rakorwil sebagai momentum penyamaan arah gerak. Ia menilai kolaborasi antarmajelis dan lembaga harus diperkuat agar sekolah Muhammadiyah mampu tampil unggul, berkemajuan, dan berdaya saing.
Menurut Nur Komarudin, ukuran keberhasilan pendidikan tidak lagi semata dilihat dari banyaknya sekolah. Yang kini lebih menentukan adalah kualitas layanan dan kemampuan menjawab kebutuhan masyarakat dengan lebih baik.
Dukungan dari Pemerintah dan Apresiasi Capaian
Rakorwil dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Dalam arahannya, ia meminta Muhammadiyah Jawa Barat terus menjaga api pencerahan melalui peningkatan mutu pendidikan, inovasi layanan, dan penguatan ekosistem amal usaha pendidikan.
Fajar juga memberi apresiasi atas capaian sekolah Muhammadiyah di Jawa Barat, terutama pada jenjang SMP. Sebagian besar sekolah di jenjang tersebut telah meraih akreditasi A.
Ia mendorong peningkatan mutu di semua jenjang agar capaian yang sudah baik tidak berhenti pada satu level saja. Dorongan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat dibangun dari layanan pendidikan yang konsisten dari waktu ke waktu.
Kolaborasi untuk Menjaga Peran Pendidikan Muhammadiyah
Ketua PWM Jawa Barat, Ahmad Dahlan, menegaskan bahwa pendidikan adalah jantung gerakan Muhammadiyah sejak awal berdiri. Karena itu, ia meminta seluruh unsur Persyarikatan memperkuat kolaborasi agar amal usaha pendidikan Muhammadiyah semakin unggul, inovatif, dan mampu memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Rakorwil ini memperlihatkan bahwa pembenahan pendidikan Muhammadiyah di Jawa Barat tidak sedang berjalan sendiri-sendiri. Tiga lembaga yang duduk bersama di Cimahi membawa agenda yang sama, yaitu menjaga mutu agar kepercayaan publik tetap tumbuh dan capaian sekolah tidak berhenti di titik yang sudah ada.
