PSM Makassar Tertahan di Ujung Jurang, Gianyar Bisa Jadi Penentu Nasib Degradasi

PSM Makassar menghadapi laga yang sangat menentukan saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (27/4/2026) sore WIB. Tim berjuluk Juku Eja membidik kemenangan untuk menjauh dari bayang-bayang zona degradasi yang masih membayangi posisi mereka di klasemen.

Situasi PSM memang belum sepenuhnya aman. Mereka duduk di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan 31 poin, sementara jarak ke Madura United yang berada di zona merah hanya lima angka, sehingga setiap laga sisa terasa semakin berharga.

Laga yang bernuansa final

Kondisi itu membuat duel melawan Bali United punya bobot lebih besar dari sekadar pertandingan biasa. Satu hasil buruk bisa langsung memperkecil ruang aman PSM dan menambah tekanan dalam persaingan bertahan di kasta tertinggi.

Karena itu, pertandingan di Gianyar dipandang sebagai momentum penting bagi PSM untuk mengangkat posisi mereka. Poin penuh akan memberi efek ganda, yakni menjaga jarak dari tim di bawah sekaligus mengurangi beban mental skuad pada laga-laga selanjutnya.

Modal kepercayaan diri dari laga sebelumnya

PSM datang dengan bekal yang cukup positif setelah menang 3-1 atas Persik Kediri pada pertandingan sebelumnya. Tiga gol kemenangan saat itu dicetak oleh Yuran Fernandes, Sheriddin Boboev, dan Luka Cumic.

Hasil tersebut memberi sinyal bahwa PSM masih punya kapasitas untuk bersaing dan keluar dari tekanan. Namun, modal itu harus dijaga karena lawan yang dihadapi berikutnya jauh lebih berat, apalagi Bali United bermain di kandang sendiri.

Alex Tank minta tim tetap fokus

Penyerang PSM Makassar, Alex Tank, menegaskan bahwa seluruh laga tersisa harus diperlakukan seperti final. Ia menilai penting bagi tim untuk menjaga fokus penuh karena hasil dari setiap pertandingan kini sangat memengaruhi nasib klub.

Tank juga mengakui Bali United merupakan lawan yang kuat. Meski begitu, ia tetap percaya PSM punya peluang untuk membawa pulang poin dari Gianyar.

“I percaya bahwa Bali United adalah tim yang bagus, namun kami juga memiliki kepercayaan diri untuk memenangkan satu atau bahkan tiga poin,” kata Tank.

Ia menambahkan bahwa semangat bertarung harus menjadi bekal utama para pemain di lapangan. Menurut Tank, tidak ada lagi ruang untuk bersantai karena setiap pertandingan kini bisa menentukan arah perjalanan tim.

Rekor dan tekanan ikut mewarnai laga

Pertemuan kali ini juga tidak datang dari titik nol. Pada putaran pertama Super League, Bali United mampu menang 2-0 saat bertandang ke markas PSM Makassar, sehingga laga kali ini berpotensi berjalan ketat dan sarat tekanan.

Dengan situasi tersebut, PSM perlu tampil disiplin sejak menit awal. Organisasi permainan harus rapi, peluang yang tercipta harus dimaksimalkan, dan kesalahan kecil perlu dihindari agar tidak memberi ruang bagi lawan.

Kemenangan akan sangat berarti

Dalam kondisi klasemen seperti sekarang, satu poin pun tetap bernilai penting bagi PSM. Meski begitu, target utamanya tetap kemenangan karena hasil itu bisa memberi jarak yang lebih nyaman dari zona merah.

Jika PSM mampu meraih hasil positif di Gianyar, posisi mereka akan lebih aman dalam perebutan untuk bertahan di liga. Pertandingan ini pun menjadi ujian penting apakah kemenangan atas Persik Kediri bisa berlanjut menjadi momentum yang benar-benar membantu Juku Eja lepas dari tekanan degradasi.

Terkait