Dua Nada Timnas Indonesia Jelang ASEAN Championship 2026, Vietnam Menangkap Kontrasnya

Timnas Indonesia membawa dua penekanan berbeda menjelang ASEAN Championship 2026. John Herdman menyoroti proses perkembangan tim, sementara Thom Haye secara terbuka menegaskan ambisi untuk merebut gelar.

Perbedaan nada itu turut dicermati media Vietnam karena Indonesia akan satu grup dengan sang juara bertahan. TheThao247.vn menyebut situasi tersebut sebagai paradoks yang muncul tepat sebelum turnamen bergulir.

Vietnam Memantau Calon Rival Grup

Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan di fase ini akan menentukan tim yang melangkah ke semifinal ASEAN Championship 2026.

Vietnam datang dengan status juara bertahan, sehingga persiapan para pesaingnya di kawasan menjadi perhatian. Pernyataan dari kubu Indonesia pun bernilai penting karena kedua tim akan saling bersaing untuk lolos dari grup.

Menurut TheThao247.vn, kontras terlihat dari cara Herdman dan Haye membicarakan target kompetisi. Pelatih menempatkan kemajuan harian sebagai fokus, sedangkan gelandang Indonesia itu mengarahkan perhatian pada kemenangan.

PihakPenekanan Utama
John HerdmanPerkembangan pemain dan proses tim
Thom HayeAmbisi memenangkan turnamen

Perbedaan tersebut tidak otomatis menunjukkan konflik di dalam skuad. Keduanya sama-sama berbicara mengenai persiapan Indonesia menghadapi kompetisi antartim Asia Tenggara.

Herdman Tidak Ingin Tim Terjebak Hasil Akhir

John Herdman meminta para pemain tidak terpaku pada hasil akhir sejak awal turnamen. Pelatih asal Inggris itu ingin skuadnya memandang setiap hari sebagai kesempatan untuk terus meningkat.

“Kami tidak memikirkan turnamen, kami juga tidak memikirkan hasil akhirnya,” kata Herdman. Ia menilai pemain sudah memahami peluang yang dapat mereka raih selama kompetisi berlangsung.

Pesan utama Herdman adalah menjaga perkembangan dari hari ke hari. “Mereka tahu apa peluang yang bisa diraih. Kami hanya mengatakan, setiap hari kami harus berkembang,” ujarnya.

Pendekatan tersebut mengarah pada peningkatan performa secara bertahap dari satu laga ke laga berikutnya. Herdman menggambarkan proses itu sebagai perjalanan sebelum tim melihat “puncak gunung pada waktu yang tepat”.

Ia mengaku puas terhadap perkembangan para pemain dalam masa persiapan. “Untuk saat ini, progres mereka luar biasa,” imbuh Herdman.

Program persiapan Timnas Indonesia juga mencakup pemusatan latihan di Bali pada 5-11 Juli 2026. Dokumentasi Bali United memperlihatkan pemain menjalani agenda latihan pada periode tersebut.

Thom Haye Mengusung Target yang Lebih Tegas

Di sisi lain, Thom Haye menyampaikan target dengan bahasa yang lebih langsung. Gelandang berusia 31 tahun itu menegaskan Indonesia datang ke turnamen untuk bersaing dan meraih kemenangan.

“Saya pikir itu cukup jelas. Kami berkompetisi untuk menang. Jadi itulah fokus utama,” kata Haye.

Haye menilai skuad Indonesia tidak perlu ragu menyampaikan ambisi besar kepada publik. Ia juga menyinggung pengalaman tim yang telah bermain di banyak final sebagai alasan target tinggi tersebut tetap relevan.

“Kami tidak takut untuk mengatakan itu. Kami telah bermain di banyak final, jadi itu tentu saja target utama,” ujar Haye.

Dua pesan itu kini berjalan beriringan dalam persiapan Indonesia di Grup A. Herdman ingin tim tumbuh secara konsisten, sementara Haye menegaskan bahwa proses tersebut tetap diarahkan untuk memburu kemenangan dan gelar.

Source: bola.kompas.com
Terkait