PSM Makassar memulai perombakan skuad dengan langkah besar menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Dalam satu hari, empat pemain sekaligus dilepas dan keputusan itu langsung mengubah komposisi tim di beberapa sektor penting.
Nama-nama yang berpisah dengan klub adalah Syahrul Lasinari, Reza Arya Pratama, Ricky Pratama, dan striker asal Brasil Alex Tanque. Keempatnya menutup kerja sama setelah masa kontrak mereka selesai dan klub tidak memberi perpanjangan untuk musim depan.
Perombakan menyentuh semua lini
Lepasnya empat pemain itu membuat PSM bergerak cepat merapikan ulang struktur tim. Perubahan ini tidak hanya terjadi di satu area, tetapi merambah lini pertahanan, penjaga gawang, serangan, hingga legiun asing.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan bahwa keputusan tersebut muncul karena kontrak para pemain memang sudah habis. Salah satu pengumuman awal dilakukan lewat akun media sosial resmi klub saat Syahrul Lasinari lebih dulu dipastikan berpisah.
Ricky pamit setelah delapan tahun
Kepergian Ricky Pratama menjadi salah satu momen paling emosional dari rangkaian perpisahan ini. Penyerang muda tersebut menyebut perjalanannya selama delapan tahun bersama PSM sebagai fase penting dalam hidup dan kariernya.
Ricky tumbuh dari akademi hingga mendapat kesempatan bermain untuk tim senior. Dalam pesan perpisahannya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, staf, rekan setim, dan suporter The Maczman yang selama ini memberi dukungan.
Ia turut meminta maaf atas kesalahan dan situasi yang sempat membuat nama klub kurang baik sepanjang musim lalu. Menurutnya, pengalaman itu akan menjadi pelajaran untuk menjadi pribadi dan pemain yang lebih baik.
Reza Arya tutup babak panjang di klub yang membesarkannya
Di sektor penjaga gawang, PSM kehilangan Reza Arya Pratama. Kiper kelahiran Parepare itu membela PSM sejak level akademi dan ikut mengantar klub menjuarai Liga 1 2022/2023.
Reza menyebut keputusannya sebagai langkah yang sangat berat karena harus melanjutkan karier tanpa tim yang membesarkannya. Ia menegaskan bahwa dirinya besar di Makassar dan memulai perjalanan sepak bolanya di klub tersebut.
Dalam pernyataannya, Reza mengucapkan terima kasih kepada manajemen, para pelatih, staf ofisial, seluruh pemain yang pernah berjuang bersamanya, dan suporter yang tetap hadir saat tim berada dalam masa sulit maupun saat meraih kebahagiaan.
Alex Tanque juga angkat kaki
Di lini depan, PSM juga berpisah dengan Alex Tanque. Striker asal Brasil berusia 31 tahun itu mengumumkan sendiri bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari tim asuhan Darije Kalezic.
Alex tidak menjelaskan alasan berakhirnya kerja sama tersebut. Ia hanya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan menegaskan akan tetap mendukung PSM dari jauh.
Pemain bertubuh jangkung itu dikenal sebagai andalan duel udara pada musim lalu. Ia menutup pesan perpisahannya dengan kalimat penyemangat khas klub, “Ewako PSM Makassar.”
Langkah melepas empat pemain sekaligus menunjukkan bahwa PSM tengah bergerak cepat membentuk ulang komposisi tim. Keputusan ini juga menandai berakhirnya masa bakti beberapa nama yang punya peran berbeda, dari pemain akademi sampai legiun asing.







