Prabowo Rapat 4 Jam Soal MBG dan Kopdes, Zulhas Ungkap Keputusan Penting

Presiden Prabowo Subianto menghabiskan empat jam membahas dua program yang kini menjadi perhatian utama di Istana Negara, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Rapat terbatas itu berlangsung pada Rabu (15/7/2026) dari pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut ada keputusan penting yang diambil untuk dua agenda tersebut. Fokus pembahasan mengarah pada pembenahan pelaksanaan MBG dan penegasan peran Koperasi Desa Merah Putih di lapangan.

Koperasi Desa Merah Putih Bukan Untuk Jadi Ritel

Zulhas menepis anggapan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan berubah menjadi pasar swalayan. Menurut dia, koperasi itu disiapkan sebagai infrastruktur penyaluran bantuan, termasuk bantuan sosial dan barang subsidi.

Ia menjelaskan bahwa jalur distribusi itu sudah dibahas dan diputuskan dalam rapat. Koperasi juga akan diposisikan sebagai offtaker bagi komoditas warga ketika harga gabah dan jagung turun di bawah harga yang ditetapkan pemerintah.

ProgramFungsi UtamaContoh
Koperasi Desa Merah PutihPenyaluran bantuan dan barang subsidiBantuan sosial, barang subsidi
Koperasi Desa Merah PutihOfftaker hasil panen wargaGabah, jagung
MBGPerbaikan pelaksanaan programLokasi layak yang belum punya SPPG

MBG Diberi Tenggat Satu Bulan

Untuk MBG, rapat menyepakati adanya waktu satu bulan untuk menyelesaikan berbagai hambatan dan penyalahgunaan. Setelah perapian selesai, hasilnya akan kembali dilaporkan kepada Presiden untuk mendapat arahan akhir.

Zulhas mengatakan, “Kami minta waktu satu bulan. Ya satu bulan lagi untuk menyelesaikan, merapikan, setelah itu, langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan bapak presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya.”

Salah satu masalah yang dibahas adalah lokasi yang sebenarnya sudah layak menerima MBG, tetapi belum memiliki SPPG. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya agar pelaksanaan program lebih rapi dan tidak menyisakan hambatan teknis.

Menurut cnbcindonesia.com, rapat itu juga dihadiri Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Sejumlah menteri turut hadir, termasuk Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto.

Dengan keputusan yang sudah dibahas di Istana, pemerintah kini menunggu tahap perapian lanjutan untuk MBG sekaligus menyiapkan peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai saluran bantuan dan penopang harga komoditas petani. Hasil kerja itu kemudian akan dibawa kembali kepada Presiden untuk penentuan langkah berikutnya.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terkait