Polytron kembali punya tiga opsi yang paling masuk akal untuk pembeli motor listrik yang ingin menyesuaikan kebutuhan harian. Dari semuanya, EVO paling menonjol di jarak tempuh, sementara Fox Series tetap menarik karena menawarkan pilihan yang lebih seimbang antara harga, tenaga, dan efisiensi.
Di pasar motor listrik 2026, kombinasi yang dicari konsumen tidak selalu sama. Ada yang mengejar biaya awal rendah, ada yang lebih butuh performa, dan ada juga yang memprioritaskan daya jelajah panjang untuk mobilitas harian.
Fox 350 jadi pintu masuk paling terjangkau
Polytron Fox 350 menjadi salah satu model yang paling mudah dilirik karena hadir sebagai opsi baru di lini Polytron. Model ini pertama kali diperkenalkan pada November 2025 dan dirilis sejak awal 2026.
Motor ini memakai mesin 3.000 watt dengan sistem Hub Drive. Jarak tempuhnya mencapai 130 km dan kecepatan maksimalnya 95 km/jam.
Dari sisi biaya, Fox 350 menawarkan opsi sewa baterai dengan harga unit Rp15,5 juta. Kombinasi itu membuatnya terlihat sebagai pilihan yang relatif ramah di kantong untuk pengguna yang ingin masuk ke motor listrik Polytron.
Fox 500 tetap relevan untuk tenaga lebih besar
Polytron Fox 500 bukan model terbaru, tetapi posisinya masih kuat untuk kebutuhan 2026. Varian ini mengusung mesin 5.000 watt dengan sistem Mid Drive yang memberi karakter tenaga lebih besar dan torsi berperforma.
Fox 500 juga punya jarak tempuh 130 km, sama seperti Fox 350. Namun, kecepatan maksimalnya mencapai 130 km/jam, sehingga karakter penggunaannya terasa lebih agresif.
Motor ini memakai baterai 3,89 kWh dan sudah mendukung fast charging. Karena itu, Fox 500 lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi tanpa harus keluar dari lini Polytron.
EVO unggul saat jarak tempuh jadi prioritas
Polytron EVO muncul sebagai opsi yang paling menonjol ketika daya jelajah menjadi pertimbangan utama. Varian ini disebut memiliki jarak tempuh hingga 200 km, sehingga cocok untuk mobilitas harian yang lebih panjang.
Ada juga klaim bahwa EVO dapat mencapai 100 km dalam satu kali pengisian daya. Motor ini memakai baterai sekitar 2 kWh dan mendukung sistem swap battery agar penggunaan lebih efisien.
Pengisian dayanya disebut kurang dari 1 jam. Setelah baterai habis, pengguna tinggal melepas baterai dan memasukkannya ke bagian jok yang lega untuk proses pergantian.
Tiga model, tiga karakter kebutuhan
Ketiga model ini menawarkan pendekatan yang berbeda di pasar motor listrik Polytron terbaru. Fox 350 cocok untuk pengguna yang mencari harga awal lebih ringan, Fox 500 mengincar tenaga lebih besar, sedangkan EVO unggul lewat jarak tempuh yang jauh lebih panjang.
Perbandingan utamanya bisa dilihat sebagai berikut.
| Model | Daya | Jarak tempuh | Kecepatan maksimal | Baterai / pengisian | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| Fox 350 | 3.000 watt | 130 km | 95 km/jam | Hub Drive | Rp15,5 juta |
| Fox 500 | 5.000 watt | 130 km | 130 km/jam | 3,89 kWh, fast charging | Tidak disebutkan |
| EVO | Tidak disebutkan | 200 km | Tidak disebutkan | 2 kWh, swap battery, kurang dari 1 jam | Tidak disebutkan |
Dengan karakter seperti itu, Polytron punya opsi yang cukup jelas untuk berbagai tipe pengguna. Bagi yang mencari motor listrik untuk mobilitas harian, tiga varian ini menawarkan kombinasi berbeda antara harga, tenaga, dan daya jelajah.







