Seorang petugas kepolisian Toronto tewas saat menjalankan penggerebekan yang terkait dengan rangkaian penembakan di kota itu. Kasus ini ikut membuka kembali perhatian publik pada penyelidikan yang masih berjalan, termasuk insiden di Konsulat Amerika Serikat pada Maret.
Marc Pinizzotto dari Emergency Task Force Toronto Police Service ditembak ketika menjalankan surat perintah penggeledahan di sebuah kompleks apartemen pada Kamis pagi. Ia kemudian meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit, menurut pernyataan pejabat kepolisian.
Penyelidikan yang meluas ke beberapa penembakan
Surat perintah yang dijalankan saat itu merupakan bagian dari serangkaian tindakan TPS pada hari yang sama. Polisi menyebut seluruh rangkaian itu terkait dengan beberapa penembakan di Toronto, termasuk penembakan di gedung tempat Pinizzotto ditembak dan insiden di Konsulat Amerika Serikat.
Kepala TPS Myron Demkiw mengatakan penyelidikan yang menjadi dasar surat perintah tersebut menyangkut sejumlah penembakan. Ia secara khusus menyebut penembakan di Konsulat Amerika Serikat di University Avenue.
Polisi sejauh ini hanya memberikan sedikit keterangan tentang penggerebekan di gedung itu maupun operasi lainnya. The Toronto Star melaporkan pembatasan informasi itu terjadi karena kematian Pinizzotto berlangsung di tengah penyelidikan keamanan nasional.
Kasus konsulat masih diburu tersangka
Penembakan di konsulat itu tidak menimbulkan korban luka. Namun, tidak ada tersangka yang ditangkap sejak peristiwa tersebut.
Menurut BBC, kasus itu melibatkan dua tersangka yang keluar dari mobil di luar gedung dan mulai menembaki polisi. Satu tersangka ditembak berkali-kali oleh polisi dan kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
Polisi masih memburu seorang tersangka lainnya, sementara penyidikan atas rangkaian penembakan itu terus berlangsung di Toronto.
