Polisi Masih Memburu Pelaku Rudapaksa Disabilitas di Jagakarsa, Bayi Sudah Diserahkan ke Dinsos

Author: Cung Media

Kepolisian masih memburu pria yang diduga memperkosa perempuan disabilitas di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kasus ini menjadi perhatian karena korban berinisial DH, 25 tahun, disebut mengalami keterbatasan bicara dan kemudian hamil hingga melahirkan seorang bayi.

Penyidikan berjalan hati-hati karena polisi belum bisa mengandalkan banyak petunjuk dari korban. Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pelaku yang dicari adalah pria bertopi yang terekam di sekitar lokasi kejadian, tetapi identitasnya belum terungkap.

CCTV Sudah Dicek, Ciri Pelaku Belum Dikenali

Polisi telah memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar tempat kejadian. Namun, menurut Nurma, pihak RT maupun RW di wilayah itu tidak mengenali lelaki yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kondisi itu membuat penelusuran berlangsung lebih cermat. Terlebih, korban merupakan tuna wicara sehingga keterangan mengenai ciri pelaku terbatas dan perlu dicocokkan dengan temuan lain di lapangan.

Fakta Utama Keterangan
Korban DH, perempuan disabilitas berusia 25 tahun
Lokasi kejadian Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Status pelaku Masih diburu polisi
Hasil pemeriksaan awal CCTV sudah dicek, tetapi pelaku belum dikenali oleh RT/RW
Kondisi korban Tuna wicara dan sempat hamil hingga melahirkan

Laporan Masuk Sejak Maret

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial melalui akun Instagram @jagakarsa_update. Dalam unggahan itu disebutkan seorang disabilitas diduga menjadi korban tindak pidana rudapaksa yang berujung kehamilan.

Korban sempat melapor pada 30 Maret 2026, tetapi pemeriksaan visum saat itu terkendala biaya. Keluarganya kemudian kembali mengajukan laporan pada 5 April 2026.

Pada 2 Juni 2026, korban melahirkan bayi laki-laki di Rumah Sakit Aulia Jagakarsa. Lalu pada Juli 2026, bayi tersebut diketahui telah diserahkan oleh ayah korban, yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring, ke Dinas Sosial karena tidak mampu merawatnya.

Nurma menyampaikan informasi itu berdasarkan keterangan dari ayah korban. Ia juga menegaskan bahwa bayi sudah ditaruh di atau diserahkan ke Dinas Sosial setelah kelahiran.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut sambil menunggu petunjuk tambahan yang bisa mengarah pada identitas pria bertopi yang diduga terlibat dalam peristiwa itu.

Source: www.viva.co.id
Terbaru