Polda Jatim Teguhkan Tribrata dan Pataka Tan Hana Dharma Mangrwa Jelang Bhayangkara ke-80

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Timur menegaskan kembali nilai-nilai yang menjadi dasar pengabdian kepolisian lewat Upacara Pemuliaan Tribrata dan Pataka di Gedung Patuh Mapolda Jatim, Surabaya. Tradisi tahunan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penanda bahwa jajaran Polri ingin kembali menguatkan arah moral dan etika tugasnya.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si, dan diikuti Wakapolda Jatim, para pejabat utama, serta personel gabungan dari berbagai satuan kerja. Dalam momentum ini, Polda Jatim menempatkan peringatan Hari Bhayangkara sebagai ruang refleksi untuk mempertegas pengabdian kepada masyarakat.

Tribrata Dipulihkan Sebagai Pedoman Hidup

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan bahwa upacara ini memiliki makna yang lebih dalam daripada rutinitas tahunan. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi pengingat untuk kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata sebagai pedoman hidup dan etika profesi anggota Polri.

Jules juga menekankan bahwa pemuliaan Pataka Polda Jatim ‘Tan Hana Dharma Mangrwa’ mengandung pesan penting agar setiap insan Bhayangkara menjaga kemurnian jati diri. Nilai itu menegaskan kembali peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pataka Tan Hana Dharma Mangrwa dan Pesan Integritas

Pataka Polda Jatim ‘Tan Hana Dharma Mangrwa’ berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “Tidak Ada Kebenaran yang Mendua”. Falsafah yang diambil dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular itu menjadi pengingat agar anggota Polri menjunjung kejujuran, kebenaran, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Di tengah rangkaian menuju Hari Bhayangkara ke-80, pesan tersebut kembali ditegaskan sebagai landasan moral yang harus melekat pada setiap personel. Polda Jatim menempatkan nilai integritas, profesionalisme, dan kemanusiaan sebagai roh pengabdian yang perlu terus dijaga.

Momentum Refleksi Bagi Seluruh Personel

Polda Jatim memandang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai kesempatan untuk memperkokoh semangat pengabdian seluruh personel Polri. Di saat yang sama, peringatan ini diarahkan untuk meneguhkan komitmen pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui upacara pemuliaan tersebut, jajaran kepolisian di Jawa Timur kembali diingatkan bahwa tugas Polri tidak hanya soal penegakan hukum. Ada tanggung jawab yang lebih luas untuk menjaga kepercayaan publik lewat sikap profesional, humanis, dan berpegang pada nilai-nilai luhur yang diwariskan dalam Tribrata dan Pataka.

Source: www.pawartajatim.com

Terkait