Harga sembako di Jawa Timur pada pekan terakhir Juni 2026 masih menunjukkan tekanan yang terasa di dapur rumah tangga. Sejumlah komoditas penting, terutama cabai, minyak goreng, beras, dan protein hewani, berada pada rentang harga yang perlu dicermati oleh warga.
Data per Sabtu, 27 Juni 2026, yang dihimpun dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok atau Siskaperbapo Jawa Timur, memperlihatkan bahwa kebutuhan harian belum bergerak seragam. Ada bahan pokok yang tetap relatif stabil, tetapi ada juga yang bertahan di level cukup tinggi untuk kelas belanja rumah tangga.
Beras dan minyak masih jadi acuan utama belanja
Di kelompok kebutuhan dasar, beras premium tercatat Rp 15.028/kg, sedangkan beras medium berada di Rp 12.876/kg. Gula kristal putih dipatok Rp 17.200/kg, sementara minyak goreng curah berada di Rp 20.344/kg.
Untuk minyak goreng kemasan, harga premium tercatat Rp 21.741/liter. Minyak goreng kemasan sederhana berada di Rp 18.636/liter dan Minyakita tercatat Rp 16.272/liter.
Protein hewani masih menyumbang porsi belanja tertinggi
Komponen protein hewani tetap menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam daftar sembako. Harga daging sapi paha belakang mencapai Rp 125.166/kg, jauh di atas kebutuhan dapur lain yang lebih rutin dibeli.
Untuk ayam, daging ayam ras berada di Rp 31.447/kg. Daging ayam kampung tercatat Rp 68.346/ekor, sedangkan telur ayam ras dipatok Rp 24.322/kg.
Telur ayam kampung berada di Rp 45.908/kg. Selisih harga ini menegaskan bahwa pilihan sumber protein masih sangat menentukan total belanja harian keluarga.
Cabai dan bawang ikut mengubah ritme belanja dapur
Komoditas bumbu dapur juga belum benar-benar memberi napas lega bagi pembeli. Cabai merah keriting berada di Rp 33.598/kg, cabai merah besar Rp 32.282/kg, dan cabai rawit merah tercatat Rp 42.809/kg.
Di kelompok bawang, bawang merah berada di Rp 39.460/kg. Bawang putih tercatat Rp 34.495/kg, sehingga dua bahan dasar masakan itu tetap berada di level yang patut diperhitungkan saat menyusun belanja mingguan.
Susu, garam, dan elpiji melengkapi kebutuhan rumah tangga
Di produk olahan, susu kental manis merek Bendera tercatat Rp 12.677 untuk kemasan 370 gr/kl, sedangkan Indomilk berada di Rp 12.616 untuk ukuran yang sama. Selisihnya tipis, tetapi tetap memberi pilihan bagi rumah tangga yang membandingkan harga satuan.
Untuk susu bubuk, merek Bendera tercatat Rp 41.159 per 400 gr/dos dan Indomilk berada di Rp 40.618 per 400 gr/dos. Di sisi lain, garam bata berada di Rp 2.004/buah dan garam halus di Rp 9.368/kg.
Gas elpiji 3 kg tercatat Rp 20.039/kg. Dengan daftar harga ini, warga Jawa Timur masih punya gambaran yang cukup jelas tentang komoditas mana saja yang paling cepat menggerus anggaran belanja di akhir Juni 2026.
Source: jatim.akurat.co






