Pixel 11 Naik Kamera Tapi Ram Bisa Turun, Xiaomi 17 Max Malah Bawa Baterai Jumbo

Pergerakan terbaru di pasar Android menunjukkan dua arah yang sangat berbeda. Pixel 11 disebut justru berpotensi memangkas RAM di model dasarnya, sementara Xiaomi 17 Max datang dengan ambisi besar lewat baterai jumbo, pengisian cepat, dan layar besar.

Kontras ini mencerminkan tekanan yang kini terasa di seluruh industri. Kenaikan biaya memori, penyimpanan, dan komponen kamera memaksa pabrikan menata ulang strategi, bahkan saat mereka tetap ingin mendorong fitur AI dan spesifikasi yang lebih agresif.

Pixel 11: naik di kamera, tertekan di memori

Keluarga Pixel 11 disebut akan meluncur pada musim panas. Model dasar perangkat ini dikabarkan bakal mendapat peningkatan kamera yang cukup signifikan, tetapi kompromi di sisi RAM ikut mencuat.

Mystic Leaks menyebut konfigurasi awal Pixel 11 base model mungkin hanya membawa RAM 8GB. Angka ini lebih rendah dari 12GB RAM pada Pixel 10, meski masih ada peluang varian 12GB tetap disiapkan.

Jika varian 12GB benar tersedia, harga perangkat itu kemungkinan akan lebih tinggi. Situasi ini memperlihatkan bagaimana Google harus menjaga keseimbangan antara biaya komponen dan peningkatan fitur di generasi berikutnya.

Xiaomi 17 Max tampil dengan arah sebaliknya

Di sisi lain, Xiaomi 17 Max justru muncul sebagai flagship yang menonjolkan peningkatan kapasitas dan daya tahan. Xiaomi telah mengonfirmasi perangkat ini akan meluncur later this month dan pre-order sudah dibuka.

Ponsel ini dibangun di sekitar optik Leica dan layar datar 6,9 inci. Bocoran spesifikasi menyebut baterai 8.000mAh, pengisian kabel 100W, serta pengisian nirkabel 50W.

Bila dibandingkan dengan lini lain di keluarga yang sama, baterai Xiaomi 17 Max terlihat paling besar. Xiaomi 17 Pro Max memakai baterai 7.500mAh, sedangkan Xiaomi 17 Ultra membawa baterai 6.000mAh.

Perangkat ini juga disebut mungkin memakai pemindai sidik jari ultrasonik dan speaker stereo simetris. Tipster Digital Chat Station memperkirakan harga awalnya sekitar CNY 5,199 atau sekitar $765.

AI makin masuk, dari ponsel hingga mobil

Bukan hanya perangkat baru yang menjadi sorotan. Google memanfaatkan The Android Show menjelang Google I/O Developer conference untuk memperluas pembahasan soal fitur-fitur yang disiapkan untuk Android 17.

Sejumlah fitur yang disebut termasuk 3D emoji, widget buatan AI yang bisa dipersonalisasi, perluasan akses Quick Share/AirDrop, alat transkripsi AI bernama Rambler, dan fitur Pause Point untuk membantu mengelola waktu layar. Di jalur mobil, Android Auto juga disebut mendapat pembaruan terbesar dalam 10 tahun sejarahnya.

Google menyebut Android Auto akan mendapat dukungan lebih baik untuk berbagai ukuran dan bentuk layar. Pembaruan itu juga mencakup Material 3 Expressive, widget, serta kemampuan streaming konten YouTube ke layar mobil.

Google turut menyorot Googlebook sebagai penerus platform Chromebook. Perangkat ini membawa lebih banyak Gemini AI ke laptop, termasuk fitur cursor bernama Magic Pointer yang dikembangkan bersama Google Deepmind.

Magic Pointer dirancang untuk memberi saran cepat dan kontekstual saat pengguna mengarahkan kursor ke sesuatu di layar. Contoh yang diberikan mencakup pembuatan jadwal rapat dari tanggal di email atau menampilkan dua gambar secara bersamaan untuk dilihat bersama.

Tablet dan pasar rekondisi ikut bergerak

Di tengah fokus pada ponsel flagship, Acer juga memperluas lini Android lewat tablet baru di India. Iconia iM11-22M5G hadir dengan layar IPS 11,45 inci, refresh rate 90Hz, RAM 8GB, penyimpanan 128GB, chipset MediaTek 8791, dan baterai 7.400mAh.

Tablet ini dijual dengan harga $475. Bodinya berbahan logam dengan ketebalan 7,85mm dan bobot 535 gram, sementara layarnya mendukung resolusi 2.220 x 1.440 piksel dan tingkat kecerahan hingga 450 nits.

MediaTek 8791 yang dipakai di dalamnya menggunakan CPU octa-core berbasis proses 6nm dan GPU Mali-G68 MC4. GPU tersebut juga digunakan pada Dimensity 7050.

Tekanan pada rantai pasok memori dan penyimpanan juga ikut mengangkat minat pada perangkat rekondisi dan second-hand. Samsung memperluas program Renewed di India dengan menambah empat handset, termasuk Galaxy S25 dan S25 Ultra.

Daftar harga yang tersedia menunjukkan Certified Re-Newed Galaxy S25 Ultra 256GB di INR 97,499. Galaxy S25 256GB berada di INR 58,749, sementara Galaxy A56 hadir dalam dua opsi, yaitu 8GB/256GB seharga INR 31,499 dan 12GB/256GB seharga INR 32,749.

Galaxy A36 juga masuk program ini dengan harga INR 23,249 untuk varian 128GB. Langkah tersebut menunjukkan bagaimana produsen mencoba menjaga akses ke perangkat premium dan kelas menengah lewat jalur jual ulang resmi.

Terkait