Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Turun, Ini Harga BBM Pertamina per 6 Juli 2026

Tiga produk BBM nonsubsidi Pertamina tercatat lebih murah per Senin, 6 Juli 2026. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex turun harga, sementara Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap bertahan di level sebelumnya.

Perubahan ini penting bagi pengguna kendaraan pribadi, terutama pengendara bensin beroktan tinggi dan pemilik mobil diesel. Selisih harga antarwilayah masih lebar karena dipengaruhi pajak, distribusi, logistik, dan kebijakan daerah setempat.

Harga acuan di Jawa belum berubah

Di Pulau Jawa, harga BBM Pertamina per 6 Juli 2026 masih sama seperti penyesuaian yang berlaku sejak 1 Juli 2026. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax dipatok Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 berada di Rp17.000 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp19.300 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.

Jenis BBMHarga per liter
Pertalite (RON 90)Rp10.000
Biosolar Subsidi (CN 48)Rp6.800
Pertamax (RON 92)Rp16.250
Pertamax PertashopRp16.150
Pertamax Green 95 (RON 95)Rp17.000
Pertamax Turbo (RON 98)Rp19.300
Dexlite (CN 51)Rp19.700
Pertamina Dex (CN 53)Rp21.150

Selisih harga antarwilayah masih terlihat jelas

Di Aceh dan Sumatera Utara, Pertamax tercatat Rp16.650 per liter. Pada wilayah yang sama, Pertamax Turbo dijual Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.

Harga serupa juga berlaku di Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, serta di wilayah Sulawesi. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi masih Rp6.800 per liter.

Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga bergerak lebih tinggi. Pertamax dipatok Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.100 per liter.

Kawasan FTZ menawarkan harga berbeda

Free Trade Zone juga memperlihatkan struktur harga yang lebih rendah di sejumlah produk. Di FTZ Sabang, Pertamax berada di Rp15.250 per liter dan Dexlite Rp18.450 per liter.

Di FTZ Batam, Pertamax dijual Rp15.500 per liter, Pertamax Turbo Rp18.350 per liter, Dexlite Rp18.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp20.100 per liter. Perbedaan ini menunjukkan harga BBM Pertamina masih sangat bergantung pada karakter wilayah masing-masing.

Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Indonesia timur ikut menyesuaikan

Di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, harga kelompok utama masih seragam. Pertamax dipatok Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur juga berada di kisaran yang sama dengan Aceh dan Sumatera Utara. Namun Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara mengikuti harga yang lebih tinggi, dengan Pertamax Rp17.000 per liter dan Pertamina Dex Rp22.100 per liter.

Di Papua, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp16.650 per liter. Pertamax Turbo tercatat Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Maluku dan Maluku Utara juga mencatat Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp16.650 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter. Data ini menegaskan bahwa perubahan harga BBM Pertamina tidak terjadi merata, melainkan mengikuti struktur biaya di tiap wilayah.

Source: moladin.com
Terkait