
Persipura Jayapura kini berada satu langkah dari Super League musim depan, dan kesempatan itu datang di kandang sendiri. Di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, mereka akan menghadapi Adhyaksa FC dalam laga playoff Championship Liga 2 yang menentukan satu tiket terakhir promosi.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5/2026) pukul 15.00 WIB. Kedua tim sama-sama datang sebagai runner-up grup masing-masing, sehingga duel ini langsung berubah menjadi partai hidup-mati untuk mengunci tempat di kasta tertinggi.
Modal Persipura dari kemenangan penting
Persipura menatap laga tersebut dengan kepercayaan diri yang terbangun dari kemenangan 2-0 atas Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe pada Minggu (3/5/2026). Dua gol Mutiara Hitam dicetak Williams Lugo dan Jeam Kelly Sroyer lewat penalti pada babak pertama.
Hasil itu juga menegaskan ketatnya persaingan di fase grup. Persipura menutup kompetisi dengan 56 poin dari 27 pertandingan, jumlah yang sama dengan PSS Sleman sebagai pemuncak Grup B, tetapi mereka harus puas di posisi kedua karena kalah head-to-head.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, menilai kemenangan atas Persiku menjadi bekal penting menuju playoff. Ia melihat hasil itu sekaligus sebagai simulasi kesiapan fisik dan mental tim sebelum menghadapi Adhyaksa FC.
“Puji Tuhan, Alhamdulillah hari ini kami memberikan kemenangan di pertandingan yg sangat penting,” kata Rahmad Darmawan. Ia menambahkan bahwa timnya masih diberi kesempatan besar setelah melewati perjalanan panjang yang tidak mudah diprediksi.
Persipura menjaga fokus di laga kandang
Rahmad juga meminta para pemain menjaga kondisi fisik, psikologi, dan performa secara keseluruhan. Menurut dia, momentum seperti ini belum tentu kembali hadir dalam waktu dekat, sehingga Persipura harus memaksimalkan setiap detail persiapan.
Karena itu, tim pelatih kini melakukan konsolidasi internal untuk menjaga gairah bermain skuad jelang laga kandang yang krusial. Fokus utama mereka adalah memastikan pemain tetap tenang dan siap tampil di depan publik sendiri.
Status kandang memberi nilai tambah bagi Persipura dalam laga penentuan ini. Dukungan suporter di Jayapura bisa menjadi energi tambahan saat tim berupaya mempertahankan tradisi besar klub di pentas nasional.
Adhyaksa FC datang dengan ambisi besar
Di sisi lain, Adhyaksa FC tidak datang sebagai pelengkap. Klub asal Banten itu mengamankan peringkat kedua Grup A dengan 51 poin dan membawa ambisi besar untuk mencatat promosi bersejarah ke Super League.
Adhyaksa FC juga memiliki materi pemain berpengalaman yang bisa membuat laga berjalan ketat. Nama-nama seperti Makan Konate, Ramiro Fergonzi, Miftahul Hamdi, dan Hasim Kipuw menambah bobot persaingan di lini mereka.
Kehadiran para pemain itu membuat duel melawan Persipura terasa lebih seimbang. Di satu sisi ada pengalaman panjang dan empat gelar juara Liga Indonesia milik Mutiara Hitam, sementara di sisi lain ada kekuatan baru yang ingin menulis sejarah sendiri.
Laga penentu menuju kasta tertinggi
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan kemenangan biasa, melainkan penentu nasib dua tim yang sama-sama sudah dekat dengan target utama. Pemenangnya akan menyusul tim-tim lain yang lebih dulu memastikan tempat di Super League musim 2026/2027.
Dengan status laga penentuan, detail kecil seperti disiplin, kebugaran, dan ketenangan bisa menjadi pembeda. Persipura punya momentum, Adhyaksa FC punya ambisi, dan Stadion Lukas Enembe akan menjadi panggung untuk menentukan siapa yang berhak mengisi tiket terakhir ke Super League.





