Persaingan gelar Liga 1 atau Super League 2025/2026 kini mengerucut tajam. Setelah pekan ke-32, hanya Persib Bandung dan Borneo FC yang masih memegang kendali penuh atas nasib juara, sementara Persija Jakarta sudah dipastikan tersingkir dari pacuan.
Situasi ini membuat dua laga tersisa terasa sangat krusial. Persija tertinggal 10 poin dari dua tim teratas dan tidak lagi memiliki peluang matematis untuk mengejar gelar.
Persib dan Borneo masih saling kejar di puncak
Persib Bandung saat ini memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol atas Borneo FC. Kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin, sehingga penentuan posisi teratas tidak hanya bergantung pada kemenangan, tetapi juga detail statistik yang bisa menjadi pembeda di akhir musim.
Dengan kondisi itu, persaingan menuju garis finis masih terbuka. Jika tren ini bertahan sampai laga terakhir, Persib berpeluang mengunci hat-trick juara dalam tiga musim.
Persija gagal menjaga jarak
Harapan Persija Jakarta untuk ikut bersaing di papan atas resmi tertutup setelah kalah tipis 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada pekan ke-32, Minggu (9/5/2026). Hasil itu menjadi pukulan penentu yang membuat Macan Kemayoran tak lagi bisa menyalip dua pesaing utama.
Persija kini mengoleksi 65 poin dan masih bertahan di papan atas. Namun jarak 10 angka dari Persib dan Borneo sudah tidak mungkin dikejar, sehingga fokus tim kini lebih realistis diarahkan ke penuntasan musim di posisi sebaik mungkin.
Peta papan atas masih ketat
Di belakang tiga tim teratas, persaingan klasemen tetap hidup meski tidak lagi terkait langsung dengan gelar juara. Dewa United menempati posisi keempat dengan 53 poin, lalu Persebaya dan Malut United sama-sama mengoleksi 52 poin.
Bhayangkara FC berada di peringkat ketujuh dengan 50 poin. Di bawahnya, Bali United, Persita, Arema FC, dan PSIM juga masih menjaga persaingan papan tengah yang belum benar-benar aman.
Kondisi itu menunjukkan bahwa dua laga pamungkas masih punya dampak besar. Banyak tim masih berpeluang memperbaiki posisi, sekalipun fokus utama publik kini tertuju pada perebutan takhta antara Persib dan Borneo FC.
Klasemen sementara pekan ke-32
- Persib Bandung: 75 poin
- Borneo FC: 75 poin
- Persija Jakarta: 65 poin
- Dewa United: 53 poin
- Persebaya: 52 poin
- Malut United: 52 poin
- Bhayangkara FC: 50 poin
- Bali United: 45 poin
- Persita: 44 poin
- Arema FC: 42 poin
- PSIM: 42 poin
- Persik: 39 poin
- Persijap: 34 poin
- PSM Makassar: 34 poin
- Madura United: 32 poin
- Persis Solo: 28 poin
- Semen Padang: 20 poin
- PSBS Biak: 18 poin
Dengan peta seperti ini, duel menuju akhir musim tidak lagi menyisakan ruang bagi Persija untuk bermimpi lebih jauh. Sorotan kini sepenuhnya tertuju pada Persib dan Borneo FC yang sama-sama masih punya peluang besar untuk merebut gelar Super League 2025/2026.
Source: bola.bisnis.com






