Persib Rebut Puncak Klasemen, Sempat Tertinggal 2 Gol Lalu Balik Menaklukkan Bhayangkara

Persib Bandung kembali mengambil alih puncak klasemen sementara Super League 2025/26 setelah menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 4-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Hasil ini langsung menggeser Borneo FC dari posisi teratas dan membuat persaingan menuju gelar juara tetap terbuka.

Kemenangan itu terasa makin bernilai karena Persib sempat tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama. Dari situasi sulit tersebut, tim asuhan Bojan Hodak justru membalikkan keadaan dengan empat gol balasan dan pulang dengan tiga poin penting.

Awal laga berjalan berat

Bhayangkara memulai pertandingan dengan agresif dan cepat memberi tekanan ke lini belakang Persib. Bernard Doumbia membuka keunggulan pada menit ke-6, lalu Mousa Sidibe menambah gol pada menit ke-26.

Dua gol itu membuat Bhayangkara berada dalam posisi nyaman lebih dulu. Persib terlihat kesulitan menjaga area pertahanan dan terlalu mudah memberi ruang bagi lawan untuk melancarkan serangan balik.

Perubahan setelah tertinggal

Situasi pertandingan mulai berubah ketika Persib menemukan ritme permainan yang lebih baik. Federico Barba memimpin kebangkitan tim sebelum Rosembergne “Berguinho” da Silva, Beckham Putra Nugraha, dan Adam Alis Setyano ikut mencatatkan nama di papan skor.

Empat gol balasan itu mengubah arah laga sepenuhnya dan membuat Persib berbalik unggul 4-2. Respons cepat setelah tertinggal menunjukkan ketenangan dan efektivitas Persib saat tekanan justru sedang tinggi.

Bojan Hodak menilai awal pertandingan timnya tidak berjalan sesuai rencana. Ia menyebut para pemain tidak menjalankan instruksi seperti yang diharapkan sehingga lawan mendapat terlalu banyak ruang.

“Kami memasuki pertandingan dengan cara yang salah. Kami memainkan persis apa yang seharusnya tidak kami lakukan,” kata Hodak.

Respons tim jadi pembeda

Hodak mengakui koordinasi pemain sempat bermasalah pada menit-menit awal. Namun, ia melihat perubahan besar setelah Persib tertinggal 2-0 dan mulai meningkatkan intensitas serangan.

“Setelah tertinggal 2-0, kami mulai bangkit dan menciptakan 3 hingga 4 peluang bersih,” ucap pelatih asal Kroasia itu.

Ia juga menilai Bhayangkara tidak banyak menciptakan ancaman berbahaya selain gol-gol yang dianulir karena offside. Dalam pandangannya, poin penuh dari laga ini sangat penting untuk menjaga momentum Persib di papan atas.

Dampak langsung di klasemen

Tambahan tiga poin membawa Persib mengoleksi 69 poin dan kembali duduk di puncak klasemen sementara. Pergeseran ini memberi tekanan baru kepada para pesaing, terutama Borneo FC yang harus turun dari posisi teratas setelah Persib mengamankan kemenangan di Lampung.

Posisi tersebut membuat langkah Persib menuju perebutan gelar tetap hidup. Hodak menegaskan timnya tidak boleh terlalu lama larut dalam hasil dramatis ini dan harus segera fokus ke pertandingan berikutnya.

“Secara keseluruhan, ini adalah tiga poin yang bagus dan sekarang kami bisa fokus untuk pertandingan berikutnya,” kata Hodak.

Bagi Persib, hasil ini bukan hanya soal tambahan angka di klasemen. Kemenangan setelah tertinggal dua gol menunjukkan bahwa mereka masih punya daya juang besar untuk terus bersaing di jalur juara, bahkan ketika awal pertandingan berjalan jauh dari ideal.

Terkait