Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda resmi menjadi wakil Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27. Penunjukan dua klub ini langsung menarik perhatian karena keduanya datang dari jalur paling prestisius: juara dan runner-up kompetisi domestik.
Kepastian itu membuat Indonesia kembali punya representasi di panggung antarklub Asia Tenggara setelah absen pada edisi sebelumnya. Bagi publik sepak bola nasional, kehadiran Persib dan Borneo FC memberi sinyal bahwa hasil liga lokal kini kembali menjadi pintu utama menuju level regional.
Jalur resmi dari liga domestik
Penetapan Persib dan Borneo FC tidak datang lewat penunjukan khusus. Regulasi Entry Regulations ASEAN Club Championship menetapkan wakil tiap negara anggota AFF berasal dari peringkat pertama dan kedua liga kasta tertinggi.
Persib mengamankan tiket setelah menjuarai BRI Super League 2025/26. Borneo FC kemudian menyusul sebagai runner-up dan melengkapi komposisi wakil Indonesia sesuai aturan turnamen.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa proses ini berjalan sesuai ketentuan penyelenggara. Ia menjelaskan bahwa setiap negara anggota AFF wajib mengirim tim peringkat satu dan dua dari kompetisi tertinggi masing-masing.
“Sesuai Entry Regulations ASEAN Club Championship, wakil setiap negara anggota AFF berasal dari peringkat pertama dan kedua kompetisi kasta tertinggi masing-masing negara. Oleh karena itu, Indonesia akan diwakili oleh Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda pada ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27,” ujar Asep.
Makna besar untuk sepak bola Indonesia
Kembalinya Indonesia ke ajang ini memberi bobot tersendiri bagi dua klub tersebut. Status Persib sebagai juara dan Borneo FC sebagai runner-up membuat keterwakilan Indonesia terasa kuat karena lahir dari pencapaian terbaik di kompetisi nasional.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut momen ini penting bagi sepak bola Indonesia. Ia berharap Persib dan Borneo FC bisa tampil maksimal dan membawa hasil yang baik saat bersaing dengan wakil negara lain di Asia Tenggara.
“Partisipasi Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk kembali bersaing di level regional. Kami berharap kedua klub dapat memberikan performa terbaik dan membawa hasil positif bagi sepak bola Indonesia di Asia Tenggara,” kata Ferry Paulus.
Sorotan terhadap partisipasi dua klub ini juga cukup besar karena Indonesia sebelumnya tidak tampil pada edisi terdahulu. Kondisi itu membuat kehadiran mereka bukan hanya soal representasi, tetapi juga soal mengembalikan posisi Indonesia dalam persaingan regional.
Menunggu lawan di drawing Jakarta
Tahap berikutnya adalah drawing ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 5 Juni 2026. Undian itu akan menentukan lawan yang akan dihadapi Persib dan Borneo FC pada fase awal kompetisi.
Bagi kedua tim, drawing tersebut menjadi titik awal untuk membaca peta persaingan di kawasan. Dari sana, publik akan melihat bagaimana juara dan runner-up liga Indonesia diuji oleh klub-klub terbaik dari negara AFF lain.
Partisipasi Persib dan Borneo FC juga menegaskan hubungan langsung antara prestasi domestik dan kesempatan tampil di panggung regional. Hasil di liga nasional kini kembali punya konsekuensi besar, karena menentukan siapa yang membawa nama Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27.
Source: bola.bisnis.com






