Persela Andalkan Octagon, Target 45.000 Produk untuk Menguatkan Keuangan Klub

Author: Cung Media

Persela Lamongan tidak hanya menyiapkan tim untuk Pegadaian Championship 2026-2027, tetapi juga membangun jalur pemasukan sendiri melalui bisnis apparel. Klub menargetkan penjualan 35.000 hingga 45.000 produk Octagon sepanjang musim untuk membantu menopang kebutuhan operasional Laskar Joko Tingkir.

Octagon merupakan brand apparel lokal yang dimiliki dan dikembangkan langsung oleh manajemen Persela. Dengan model ini, penjualan jersey serta perlengkapan resmi diharapkan tidak lagi sekadar melengkapi kebutuhan pertandingan, melainkan menjadi lini bisnis jangka panjang klub.

Target besar dari basis suporter

Manajemen menempatkan suporter sebagai pasar utama produk Octagon. Antusiasme pendukung dinilai dapat menjadi modal penting agar merchandise resmi memberi kontribusi pendapatan yang berkelanjutan.

Direktur Bisnis Persela, Praditya Adytia, menegaskan bahwa pengembangan apparel menjadi bagian dari strategi memperkuat fondasi finansial klub. Pendapatan dari produk Octagon direncanakan kembali dialokasikan untuk mendukung aktivitas dan kebutuhan tim.

“Kami sangat serius untuk menjadikan bisnis apparel ini sebagai lini bisnis yang berkontribusi nyata bagi finance Persela. Melalui Octagon, kami ingin mengoptimalkan potensi pasar yang besar dari basis suporter kami dan mengalokasikannya langsung untuk operasional tim,” ujar Praditya dalam konferensi pers di Stadion Surajaya.

Aspek Rincian
Brand apparel Octagon, dimiliki dan dikembangkan manajemen Persela
Target penjualan musim ini 35.000 hingga 45.000 produk
Saluran pembelian Official store dan sistem online
Peluncuran training kit Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (19/7/2026)

Dari kebutuhan seragam menjadi aset bisnis

Sebelum memakai Octagon, Persela kerap bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan seragam tim. Kini, pengelolaan brand sendiri memberi klub ruang lebih besar untuk mengatur produk, distribusi, dan potensi pendapatan dari merchandise.

Strategi tersebut membuat jersey resmi memiliki peran yang lebih luas dalam ekosistem sepak bola Persela. Manajemen melihat bisnis apparel sebagai salah satu langkah menuju kemandirian finansial, dengan nilai penjualan yang bisa langsung kembali ke operasional klub.

Untuk menjaga daya tarik produknya, Octagon menggandeng Fajar Yerusalem sebagai desainer apparel olahraga. Desainer tersebut dipercaya menangani rancangan seluruh jajaran jersey dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.

Pelibatan Fajar Yerusalem diharapkan memberi identitas visual yang kuat tanpa menghilangkan karakter lokal Lamongan. Manajemen ingin produk yang dipasarkan kepada pendukung tetap membawa ciri khas Persela, bukan hanya berfungsi sebagai pakaian olahraga.

Distribusi diperbaiki agar lebih mudah dijangkau

Pembenahan distribusi menjadi pekerjaan penting dalam proyek Octagon. Praditya mengakui penyaluran merchandise resmi Persela pada musim-musim sebelumnya belum maksimal dan belum menjangkau semua kelompok suporter secara merata.

Karena itu, pembelian produk nantinya disiapkan melalui official store serta sistem online. Saluran yang lebih terintegrasi diharapkan memudahkan pendukung mendapatkan produk resmi, baik melalui pembelian langsung maupun kanal digital.

“Pembelian nantinya bisa dilakukan secara langsung di official store maupun lewat sistem online. Kami menyadari pendistribusian yang lalu kurang maksimal, maka sekarang kami membentuk dan memperkuat saluran distribusinya agar semua kelompok suporter bisa menjangkaunya dengan mudah,” tutur Praditya.

Langkah Persela mengelola bisnis apparel sendiri mendapat respons positif dari LA Mania. Perwakilan suporter Persela, Frans, menyatakan kelompok pendukung itu siap membeli jersey resmi sebagai bentuk dukungan legal dan langsung bagi finansial klub.

Dukungan tersebut menjadi penting di tengah target penjualan hingga 45.000 produk yang dipasang manajemen. Dengan desain yang disiapkan secara khusus dan jalur pembelian yang diperluas, Octagon diproyeksikan menjadi penopang baru bagi keuangan Persela.

Source: bola.kompas.com
Terbaru