Jumlah Penumpang KM Nurul Salsa Naik Jadi 78, 25 Orang Masih Dicari

Jumlah orang yang berada di KM Nurul Salsa saat kapal tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, bertambah menjadi 78 orang. Pembaruan itu membuat 25 orang masih dalam pencarian pada hari ketiga operasi SAR.

Hingga Jumat (17/7), tim gabungan telah menemukan 53 orang. Rinciannya, 52 orang selamat setelah dievakuasi dan satu orang ditemukan meninggal dunia.

Data Awal Bertambah Tiga Orang

Basarnas Makassar sebelumnya mencatat 75 penumpang dan awak berada di kapal tersebut. Setelah pemeriksaan di lapangan, tiga nama tambahan dilaporkan hilang oleh keluarga dan belum tercantum dalam pendataan awal.

Perubahan angka ini membuat verifikasi identitas menjadi bagian penting dalam operasi pencarian. Tim perlu memastikan setiap orang yang berada di kapal tercatat agar laporan kehilangan tidak terlewat.

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan pendataan dilakukan dengan membandingkan sejumlah informasi. Manifest kapal, laporan keluarga, keterangan pemerintah setempat, serta informasi dari korban yang telah dievakuasi digunakan dalam proses tersebut.

“Data korban terus kami perbarui berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Kami mencocokkan informasi dari manifest, laporan keluarga, pemerintah setempat, serta korban yang telah dievakuasi agar tidak ada korban yang terlewat,” kata Muhammad Arif Anwar.

Kondisi KorbanJumlahStatus
Selamat52 orangTelah ditemukan dan dievakuasi
Meninggal dunia1 orangTelah ditemukan
Masih hilang25 orangMasih dalam pencarian
Total penumpang dan awak78 orangHasil verifikasi terbaru

Gelombang Tinggi Menjadi Tantangan

Pencarian berlangsung di tengah kondisi gelombang tinggi di perairan sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Situasi laut tersebut menjadi salah satu kendala yang dihadapi unsur SAR saat menyisir area operasi.

Untuk memperluas pencarian, tim gabungan membagi wilayah operasi ke dalam dua sektor. Pembagian sektor dilakukan pada hari ketiga untuk menelusuri kemungkinan lokasi korban yang belum ditemukan.

Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi ini, termasuk KN SAR Kamajaya 104, pesawat Boeing B737-200 milik Lanud Sultan Hasanuddin, dan KRI Marlin 877. Namun, belum ada korban tambahan yang ditemukan pada pencarian hari itu.

Menurut laporan CNN Indonesia, salah satu tim di KN SAR Kamajaya sempat melihat pelampung yang diduga berkaitan dengan KM Nurul Salsa. Benda tersebut belum dapat dievakuasi karena gelombang di sekitar lokasi cukup tinggi.

Temuan pelampung tetap masuk dalam catatan evaluasi operasi. Basarnas Makassar menilai benda itu dapat membantu tim menyusun strategi pencarian pada tahap berikutnya.

“Temuan pelampung itu akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan strategi pencarian berikutnya,” ujar Muhammad Arif Anwar. Tim masih menyesuaikan langkah pencarian dengan kondisi di lapangan.

Fokus Pencarian Masih pada 25 Orang

Dengan total terbaru 78 penumpang dan awak, jumlah korban yang telah ditemukan kini mencapai 53 orang. Sebanyak 25 orang lainnya tetap menjadi fokus operasi di perairan barat Pulau Polassi.

Basarnas menyatakan pencarian tidak dihentikan setelah hari ketiga operasi. Unsur SAR di lokasi akan melanjutkan upaya pencarian sesuai rencana operasi yang telah disusun.

“Pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan akan terus kami lakukan sesuai rencana operasi,” kata Muhammad Arif Anwar. Perkembangan jumlah korban masih bergantung pada hasil verifikasi lapangan dan pencarian yang terus berjalan.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait