Format Imax 70mm untuk The Odyssey berubah menjadi perburuan tiket yang tidak biasa. Sejumlah penonton rela terbang ke kota lain, menempuh perjalanan berjam-jam, hingga mengantre langsung demi mendapat kursi di pemutaran yang jumlahnya sangat terbatas.
Gelombang antusiasme itu juga memunculkan pemandangan yang jarang terjadi di penjualan tiket film. Jadwal tayang habis jauh sebelum hari pemutaran, sementara sebagian calon penonton harus menghadapi situs yang macet dan antrean panjang saat gelombang tiket baru dibuka.
Perjalanan jauh demi layar besar
Amber Connaghan, tech editor berusia 29 tahun yang tinggal di California desert, membeli tiket lebih dari setahun lalu. Ia bahkan menyiapkan perjalanan tiga jam ke bioskop terdekat yang memutar film itu dalam Imax 70mm.
Connaghan mengaku menahan rencana pribadi agar tidak terlalu dekat dengan jadwal menonton The Odyssey. “I was like, ‘No, I have to wait a few months. Otherwise, it’s going to be too close to ‘The Odyssey.’” katanya.
Hogan Shay, software advisor berusia 27 tahun dari Dallas, juga memasang target besar. Ia berencana menonton The Odyssey dalam Imax 70mm dua kali dalam dua minggu.
Antrean tiket yang meluas ke lintas kota
Tim McHugh, konsultan kesehatan berusia 33 tahun dari Pittsburgh, terbang ke Los Angeles untuk menonton film itu di Imax 70mm di Universal City Walk. Ia menyebut ketertarikannya pada format film sudah lama tumbuh setelah melihat video Ryan Coogler tentang pemutaran Sinners.
McHugh juga punya kaitan pribadi dengan format tersebut karena pernah bekerja sebagai operator proyektor saat masih SMA. “You feel connected to the medium when you’re putting your hands on film like that,” katanya.
Di sisi lain, Conrad Rothbaum, filmmaker berusia 35 tahun di Los Angeles, menyebut proses pembelian tiket sangat menegangkan saat gelombang kedua dirilis pada Juni. Ia dan teman-temannya terus menyegarkan laman situs hingga akhirnya berhasil mendapatkan tiket setelah dua temannya menyerah.
Situs crash dan pembelian langsung di lokasi
Universal menjual tiket Imax untuk The Odyssey setahun lebih awal, dan sebagian besar jadwal langsung habis dalam hitungan jam. Saat tiket gelombang kedua dirilis pada Juni, banyak calon penonton harus antre berjam-jam karena situs sempat crash.
Spencer Frey, recruiting consultant berusia 27 tahun dari Hoboken, New Jersey, memilih datang langsung ke AMC Lincoln Square di New York City saat istirahat makan siang. Ia tidak menunggu situs pulih dan memesan kursi lewat kiosk di lokasi.
Frey menggambarkan suasana di sana sebagai sangat padat. “It was pandemonium in there,” katanya.
| Penonton | Lokasi Asal | Upaya Menonton |
|---|---|---|
| Amber Connaghan | California desert | Membeli tiket lebih dari setahun lalu, menempuh perjalanan tiga jam |
| Tim McHugh | Pittsburgh | Terbang ke Los Angeles untuk pemutaran di Universal City Walk |
| Spencer Frey | Hoboken, New Jersey | Datang langsung ke AMC Lincoln Square saat situs crash |
| Simon James | New York City | Membeli 18 tiket untuk tiga pekan pertama penayangan |
Nama Nolan dan daya tarik layar besar
Variety mencatat bahwa The Odyssey diperkirakan mendominasi box office akhir pekan ini. Kesuksesan itu sekaligus menegaskan kekuatan nama Christopher Nolan, yang selama dua dekade terakhir dikenal lewat judul seperti The Dark Knight, Dunkirk, dan Oppenheimer.
Bagi banyak penonton, film-film Nolan identik dengan pengalaman layar besar. Daniel Patchen, mahasiswa media studies berusia 21 tahun di Northeastern University, mengatakan ia tertarik pada aspek teknis film-film Nolan seperti sinematografi, tata suara, dan skala visualnya.
“So many of his movies are like puzzles. That just makes you want to rewatch them multiple times,” kata Patchen.
Tiket yang menumpuk untuk berminggu-minggu
Frenzy ini tidak berhenti pada pembelian sekali tonton. Simon James, attorney berusia 33 tahun di New York City, telah membeli 18 tiket untuk pemutaran Imax 70mm The Odyssey di AMC Lincoln Square selama tiga pekan pertama penayangan.
James menyebut dirinya sangat menghargai karya Nolan dan percaya pengalaman terbaik untuk menontonnya ada di bioskop Imax. “The experience of his films is exponentially elevated by viewing it in the right conditions,” katanya.
Bagi sebagian penonton, dorongan terbesarnya adalah rasa takut tertinggal dari momen budaya besar berikutnya. Connaghan mengatakan ia sudah yakin sejak tiket dijual setahun lalu bahwa film ini akan menjadi sesuatu yang istimewa dan tidak ingin ia lewatkan.
Di tengah tiket yang langka, antrean yang kacau, dan penonton yang rela menempuh perjalanan jauh, pemutaran Imax 70mm The Odyssey kini berubah menjadi acara yang harus diamankan jauh sebelum lampu bioskop padam.
Minat itu juga menunjukkan bagaimana format layar besar masih punya daya pikat kuat ketika dipadukan dengan nama besar seperti Nolan. Untuk para penggemarnya, pengalaman menonton bukan lagi sekadar soal jadwal tayang, melainkan soal berhasil masuk ke salah satu kursi paling dicari di musim ini.
Ringkasan beberapa upaya penonton
| Penonton | Lokasi Asal | Detail |
|---|---|---|
| Hogan Shay | Dallas | Berencana menonton dua kali dalam dua minggu |
| Conrad Rothbaum | Los Angeles | Mengandalkan grup pesan singkat saat situs terus crash |
| Daniel Patchen | Northeastern University | Tertarik pada sinematografi, suara, dan skala visual film-film Nolan |







