Pemerintah Kota Cirebon dipuji karena berhasil menjaga inflasi dan stabilitas ekonomi, tetapi tantangan paling berat justru baru dimulai. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan fokus pembangunan berikutnya harus bergeser ke penurunan angka kemiskinan agar kesenjangan ekonomi tidak melebar.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, dalam Sidang Paripurna Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon di Kantor DPRD Kota Cirebon. Ia menilai capaian yang sudah diraih layak diapresiasi, namun belum cukup jika kesejahteraan belum dirasakan lebih merata.
Capaian ekonomi yang ikut mendapat sorotan
Herman menyebut sejumlah indikator makro Kota Cirebon berada pada jalur positif. Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Kota Cirebon tercatat 78,99, sementara tingkat pengangguran berada di angka 6,41 persen.
Stabilitas inflasi juga menjadi perhatian utama. Kondisi itu membuat harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan daya beli masyarakat relatif terjaga.
Atas capaian tersebut, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Kota Cirebon. Mendagri bahkan menilai Cirebon sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik di Indonesia.
| Indikator | Catatan | Nilai |
|---|---|---|
| IPM Kota Cirebon | Indikator pembangunan manusia | 78,99 |
| Tingkat pengangguran | Masih menjadi perhatian | 6,41 persen |
| Inflasi | Berhasil dijaga stabil | Terkendali |
Kemiskinan dan kesenjangan jadi fokus berikutnya
Di balik capaian itu, Pemprov Jawa Barat mengingatkan bahwa pekerjaan rumah Kota Cirebon belum selesai. Herman menekankan pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada keberhasilan menekan inflasi, karena penurunan angka kemiskinan harus menjadi prioritas lanjutan.
Ia juga meminta perhatian diberikan pada indeks gini, yang berkaitan dengan pemerataan pendapatan. Menurut dia, pembangunan yang baik harus membuat manfaat ekonomi dirasakan lebih luas, bukan hanya oleh sebagian kelompok.
Herman menilai target tersebut hanya bisa dicapai lewat sinergi banyak pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, dan warga diminta bergerak bersama dalam pembangunan.
Kolaborasi disebut kunci menjaga momentum
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, yang memimpin rapat paripurna, turut menekankan pentingnya kolaborasi. Ia menyebut pesan “manunggal” dalam tema Hari Jadi Cirebon ke-599 harus menjadi semangat bersama seluruh pemangku kebijakan.
DPRD juga mengapresiasi capaian administratif dan penghargaan yang diraih pemerintah kota. Pemkot Cirebon berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat atas LKPD tahun 2025.
Selain itu, Kota Cirebon meraih Penghargaan Terbaik Pertama dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 untuk Regional Jawa dan Bali. Dengan modal itu, Pemprov Jawa Barat berharap Cirebon bisa menjaga kinerja pembangunan sekaligus memperkecil kemiskinan dan kesenjangan ekonomi.
Source: fajarsatu.com






