Surabaya Jadi Titik Awal Liga Sepak Takraw Indonesia, 9 Provinsi Siap Berebut Panggung

GOR Pancasila Surabaya akan menjadi sorotan awal Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 saat seri pembuka Wilayah II digelar pada 1–4 Juli 2026. Jawa Timur mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pembuka untuk kompetisi nasional yang digagas PB PSTI itu.

Bagi Jawa Timur, penunjukan ini bukan sekadar urusan menjadi lokasi pertandingan. Ketua Pengurus Provinsi PSTI Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, menilai ajang tersebut penting untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet sekaligus mendorong prestasi sepak takraw Indonesia di level internasional.

Wadah pembinaan dan pencarian talenta

Aries menyebut kompetisi nasional seperti ini memberi ruang bagi atlet untuk meningkatkan kualitas permainan dan menambah jam terbang. Ia juga menekankan bahwa liga ini bisa menjadi sarana pencarian bibit unggul dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pesannya kepada para atlet, Aries meminta mereka tampil maksimal tanpa meninggalkan sportivitas. Ia juga berharap kompetisi ini mempererat persaudaraan antarpeserta dari sembilan provinsi yang akan tampil pada seri pembuka tersebut.

Persiapan memasuki tahap akhir

Menjelang pelaksanaan seri pembuka, panitia Wilayah II Jawa Timur menggelar rapat koordinasi dan persiapan akhir di GOR Pancasila Surabaya pada Minggu (28/6/2026). Rapat itu melibatkan seluruh unsur kepanitiaan untuk memastikan kebutuhan penyelenggaraan siap digunakan.

Persiapan yang dibahas mencakup arena pertandingan, akomodasi kontingen, perangkat pertandingan, keamanan, kesehatan, publikasi, serta penyambutan tamu dan peserta. Ketua Panitia Penyelenggara Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah II Jawa Timur, Letkol Inf. Abdul Rahman, M.Si., mengatakan seluruh persiapan telah masuk tahap akhir.

InformasiRincianKeterangan
LokasiGOR Pancasila SurabayaTuan rumah seri pembuka
Waktu pelaksanaan1–4 Juli 2026Seri pembuka Wilayah II
Peserta9 provinsiAmbil bagian pada seri pembuka
Rapat akhirMinggu (28/6/2026)Koordinasi panitia di Surabaya

Abdul Rahman menyebut panitia siap memberikan pelayanan terbaik agar kompetisi berjalan lancar, aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jawa Timur juga ingin meninggalkan kesan terbaik bagi seluruh atlet, ofisial, dan tamu yang hadir.

Skema regional dan harapan lahirnya atlet baru

Liga Sepak Takraw Indonesia dibagi ke dalam lima zona regional, yakni Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Skema ini menjadi bagian dari sistem kompetisi nasional untuk menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia.

Pada seri pembuka Wilayah II Jawa Timur, sembilan provinsi akan ambil bagian. Penyelenggaraan di Surabaya diharapkan menjadi pijakan awal lahirnya atlet-atlet sepak takraw Indonesia yang mampu bersaing di tingkat Asia maupun dunia.

Source: suryakabar.com

Terkait