British Shorthair dikenal bukan hanya karena wajah bulat dan tubuhnya yang mirip boneka beruang, tetapi juga karena ragam warnanya yang luas. Dari 13 warna yang diakui, ada yang sangat umum, ada pula yang tergolong langka dan sulit dikembangbiakkan.
Perbedaan warna ini bukan sekadar soal tampilan. Pada beberapa jenis, warna bulu juga berkaitan dengan warna mata, perubahan pigmen saat kucing tumbuh, hingga risiko kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan calon pemilik.
Warna yang paling klasik dan paling sering dijumpai
Biru menjadi warna paling dikenal pada British Shorthair. Banyak orang menyebutnya abu-abu, padahal warna yang tepat adalah biru karena lapisan bawah bulunya membuat tampilan keseluruhan terlihat keabu-abuan.
Hitam disebut sebagai warna yang paling langka dan paling sulit dikembangbiakkan. Anak kucing hitam juga tidak selalu tetap hitam saat dewasa, karena sebagian bisa berubah menjadi cokelat ketika besar.
Putih termasuk warna yang menarik, tetapi juga paling perlu diperhatikan. British Shorthair putih umumnya memiliki mata biru muda, biru tua, kuning, atau oranye, dan ada pula yang memiliki warna mata berbeda antara kanan dan kiri.
Warna terang yang unik dan sering disalahartikan
Lilac menjadi salah satu warna yang cukup umum, meski sering terlihat seperti cokelat terang atau ungu muda. Warna ini merupakan kombinasi merah muda, abu, dan biru, dengan nuansa yang bisa bergerak dari lavender hingga abu merah muda.
Krem juga masuk kelompok warna terang yang khas. Warna ini muncul dari merah yang pudar karena gen warna putih, dengan tampilan pastel lembut serta bantalan kaki dan hidung berwarna merah muda.
Merah atau jahe dikenal luas lewat karakter kucing yang sering disamakan dengan Garfield. Warnanya biasanya tidak solid, melainkan punya corak belang yang kerap tampak di dahi atau cakar.
Kelompok langka yang banyak diburu
Kayu manis dan fawn sama-sama berada di kelompok warna langka. Kayu manis tampak seperti cokelat pudar dengan nuansa tembaga atau cokelat kemerahan, sedangkan fawn terlihat seperti kayu manis yang lebih pudar atau cokelat pucat kekuningan.
Emas menjadi salah satu warna paling langka dan paling dicari. Ciri khasnya ada pada bulu padat dan halus, wajah bulat, sifat tenang, serta warna mata tembaga, emas, atau hijau.
Harga British Shorthair emas disebut berkisar Rp62-Rp116 juta. Untuk mendapatkannya, calon pemilik biasanya perlu bersabar karena daftar tunggu sering panjang.
Perak sering disebut bersama emas sebagai warna premium. Namun perak pada British Shorthair bukan perak sejati, melainkan bulu putih dengan pigmen yang hanya tampak di ujung sehingga memberi kesan dingin, berkilau, dan cerah.
Pola campuran yang tidak kalah menarik
Tortie atau tortoiseshell menampilkan pola mosaik dari bintik warna solid. Kombinasinya bisa hitam, cokelat, kayu manis, merah, lilac, fawn, hingga smoke, termasuk variasi tortie hitam, tortie cokelat, tortie biru, tortie kayu manis, tortie lilac, tortie fawn, tortie asap, dan torbie.
Warna belang juga punya ciri yang mudah dikenali, termasuk tanda huruf M di dahi. Kucing dengan pola ini memiliki corak padat, tidak memiliki tanda putih di area bulu tertentu, dan biasanya menunjukkan garis serupa pada telinga, ekor, cakar, serta perut.
Ciri yang ikut berubah seiring pertumbuhan
Beberapa warna British Shorthair memiliki ciri mata yang khas. Biru misalnya, bisa memiliki mata abu-abu atau biru saat kecil sebelum berubah menjadi tembaga, emas terang, atau kuning tua saat dewasa.
Pada lilac, hidung dan bantalan kaki yang semula merah muda keunguan juga bisa menjadi lebih gelap seiring waktu. Sementara British Shorthair hitam umumnya memiliki iris mata tembaga, emas, atau oranye.
Warna cokelat juga punya karakter mata yang cenderung oranye gelap, tembaga, atau lebih pekat. Pada kelompok ini, bulu tetap dicari agar sehalus warna biru.
Warna yang paling perlu dipikirkan calon pemilik
Di antara semua warna itu, British Shorthair putih menjadi salah satu yang paling perlu diperhatikan karena kaitannya dengan gangguan pendengaran. Dua kucing putih juga tidak disarankan dikawinkan karena ada risiko anak yang lahir mengalami tuli.
Itulah mengapa mengenali warna British Shorthair tidak cukup hanya dari tampilan bulu. Setiap warna membawa ciri visual, nilai kelangkaan, dan pada beberapa kasus, catatan khusus yang penting diketahui sebelum memilihnya.
| Warna | Ciri Utama | Catatan | Status |
|---|---|---|---|
| Biru | Terlihat abu-abu karena lapisan bawah lebih terang | Paling klasik dan paling umum | Umum |
| Hitam | Dapat berubah menjadi cokelat saat dewasa | Paling langka dan sulit dikembangbiakkan | Langka |
| Putih | Mata bisa biru, kuning, oranye, atau berbeda kanan-kiri | Berkaitan dengan risiko gangguan pendengaran | Perlu perhatian |
| Lilac | Campuran merah muda, abu, dan biru | Nuansa lavender hingga abu merah muda | Cukup umum |
| Krem | Pastel lembut dengan hidung dan bantalan kaki merah muda | Berasal dari merah yang pudar | Khas |
| Merah/Jahe | Sering memiliki corak belang | Corak terlihat di dahi atau cakar | Umum |
| Kayu manis | Cokelat pudar bernuansa tembaga | Masuk kelompok langka | Langka |
| Fawn | Lebih pudar dari kayu manis | Cokelat pucat kekuningan | Langka |
| Emas | Bulu padat dan halus, mata tembaga, emas, atau hijau | Harga Rp62-Rp116 juta, daftar tunggu panjang | Sangat langka |
| Perak | Putih dengan pigmen di ujung bulu | Tampak dingin, berkilau, dan cerah | Premium |
| Tortie | Pola mosaik dari bintik warna solid | Memiliki banyak variasi warna | Pola campuran |
| Belang | Ada tanda M di dahi dan garis di tubuh | Tanpa tanda putih pada area tertentu | Pola campuran |







