
Pemprov Jawa Barat menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang menonjol dalam pengelolaan arsip nasional setelah membawa pulang dua penghargaan sekaligus di Anugerah Kearsipan 2026. Capaian itu juga memperlihatkan bahwa pengelolaan arsip di daerah tak lagi dipandang sebagai urusan administratif semata, melainkan bagian penting dari menjaga memori dan arah pembangunan.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Hari Kearsipan ke-55 di Gedung C Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Di level daerah, Jawa Barat tidak bergerak sendirian karena Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bogor juga ikut meraih penghargaan serupa.
Dua pengakuan untuk Pemprov Jabar
Penghargaan pertama yang diterima Pemprov Jabar ialah Penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026 pada Sistem Informasi Kearsipan Nasional dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional. Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menerima langsung penghargaan itu dari Kepala ANRI Mego Pinandito.
Penghargaan kedua datang dari Penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional 2025 dengan nilai 95,96. Nilai itu menempatkan Jabar dalam kategori AA atau “sangat memuaskan”.
Erwan menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa Jabar terus berupaya menghormati dan menjaga setiap jejak sejarah. Ia menilai arsip punya peran yang lebih luas karena berkaitan dengan memori kolektif dan arah pembangunan.
“Arsip bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan kompas peradaban. Tanpa ingatan yang rapi, kita akan kehilangan arah,” ujar Erwan dalam rilis pers yang diterima Kompas.com.
Apresiasi untuk pengelola arsip daerah
Erwan juga memberi apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Jawa Barat. Menurut dia, kerja keras Dispusipda Jabar berperan besar dalam menjaga dan mengelola arsip daerah.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Dispusipda Jabar atas dedikasi dan kerja keras yang mereka tunjukkan. Erwan juga meminta agar penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Di tingkat kabupaten, Purwakarta meraih Penghargaan Simpul Jaringan Teladan Nasional 2026 untuk klaster simpul jaringan kabupaten/kota. Kabupaten Bogor juga mencatat prestasi dengan meraih Penghargaan Pengawasan Kearsipan Nasional 2026 dengan nilai 93,97 dan masuk kategori AA “sangat memuaskan”.
Deretan penghargaan dari level provinsi hingga kabupaten ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola arsip di Jawa Barat berjalan konsisten. Bagi daerah, arsip bukan hanya dokumen lama, tetapi juga fondasi penting untuk menjaga ingatan institusi dan memastikan layanan publik tetap punya jejak yang tertata.
Source: biz.kompas.com




