Pegadaian Syariah Ubah Santunan Jadi Program ESG yang Lebih Berdampak

Program santunan anak yatim di PT Pegadaian (Persero) Unit Pelayanan Syariah Pondok Jaya tidak berhenti pada pemberian bantuan tunai dan perlengkapan ibadah. Kegiatan di Kantor Cabang Pelayanan Syariah Pondok Aren, Senin (29/6), juga dipakai untuk memperkenalkan literasi keuangan syariah sejak dini.

Pola ini menunjukkan arah baru program tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak lagi sekadar bersifat sesaat. Pendekatan yang menggabungkan bantuan sosial, edukasi, dan kepedulian lingkungan itu sejalan dengan penerapan prinsip environmental, social, and governance atau ESG.

Santunan yang dibangun dengan pendekatan ESG

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Unit UPS Pondok Jaya, Putri Utami Dewi, menyebut program sosial tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan yang diintegrasikan secara holistik dengan nilai ESG. Menurut dia, kehadiran Pegadaian harus memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, panitia juga membatasi penggunaan plastik sekali pakai. Langkah sederhana itu menjadi penanda bahwa aspek lingkungan ikut diperhatikan, bukan hanya dalam kebijakan besar, tetapi juga dalam teknis kegiatan di lapangan.

Edukasi keuangan syariah sejak dini

Selain santunan, Pegadaian memanfaatkan momentum kegiatan untuk mengenalkan dasar-dasar literasi keuangan syariah kepada anak-anak. Edukasi seperti ini dinilai penting karena dapat membangun pemahaman awal tentang pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah.

Putri menegaskan bahwa program sosial yang baik seharusnya tidak berhenti pada pemberian bantuan. Ia menilai manfaat yang berkelanjutan perlu hadir lewat edukasi, kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.

Komponen KegiatanBentuk PelaksanaanNilai ESG yang Terkait
Santunan anak yatimBantuan tunai dan perlengkapan ibadahSocial
Edukasi literasi keuangan syariahPengenalan dasar keuangan syariah sejak diniSocial
Pengurangan plastik sekali pakaiPembatasan penggunaan plastik dalam acaraEnvironmental
Penyaluran dana kepedulian umatDidokumentasikan dan disalurkan tepat sasaranGovernance

Tata kelola dijaga agar penyaluran tepat sasaran

Pemimpin Cabang CPS Pondok Aren, Cepi Kurnia Nugraha, menilai kolaborasi antara UPS Pondok Jaya dan CPS Pondok Aren sebagai bentuk nyata penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau governance. Ia menyebut setiap penyaluran dana kepedulian umat didokumentasikan agar prosesnya tetap tertib dan terarah.

Cepi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penerima sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus berprestasi. Dari sisi sosial, pendekatan seperti ini memperlihatkan bahwa kepedulian tidak hanya soal bantuan, tetapi juga soal mendorong semangat penerima manfaat.

ESG makin terintegrasi dalam strategi perusahaan

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, mengapresiasi inisiatif jajaran unit dan cabang di lapangan. Ia menilai integrasi ESG dalam kegiatan korporasi kini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Maryono menyebut kegiatan santunan itu sebagai manifestasi konkret dari pilar sosial perusahaan. Dengan pola seperti ini, program CSR tidak lagi hadir sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai sarana memperkuat kedekatan perusahaan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian berharap kontribusi sosial yang dijalankan dapat terus memberi manfaat berkelanjutan bagi warga sekitar. Kombinasi santunan, edukasi keuangan syariah, dan kepedulian lingkungan menjadi contoh bagaimana ESG diterapkan di tingkat operasional.

Source: mediaindonesia.com

Terkait