Finlandia memperkuat pengawasan perbatasannya dengan pendekatan yang semakin digital. Nokia dipilih untuk membangun jaringan aman yang akan menjadi tulang punggung sistem anti-drone sekaligus mendukung kendaraan patroli modern.
Langkah ini menempatkan konektivitas sebagai bagian penting dari keamanan wilayah. Dengan jaringan cerdas yang disiapkan Nokia Defense, data dari platform lapangan bisa dibagikan secara real-time ke sistem komando dan kontrol.
Jaringan Aman untuk Respons Lebih Cepat
Nokia menyebut teknologi konektivitas dan sensor pintarnya dirancang untuk membantu lembaga perbatasan mendapatkan kesadaran situasional yang lebih baik. Efek yang diharapkan adalah respons yang lebih cepat ketika ancaman muncul di lapangan.
Mikko Hautala, presiden Nokia Defense, menegaskan bahwa konektivitas yang andal dan aman kini sangat penting bagi organisasi pertahanan. Menurut dia, kebutuhan itu berkaitan langsung dengan cara mereka mendeteksi, memahami, dan merespons ancaman yang terus berkembang.
Modernisasi Garda Perbatasan Finlandia
Proyek Nokia menjadi bagian dari investasi Helsinki senilai €44 juta atau sekitar $50 juta untuk memodernisasi Garda Perbatasan Finlandia. Program ini mencakup pengawasan tetap, sistem anti-drone bergerak, dan kendaraan patroli yang terlindungi.
Aset yang dikembangkan terutama ditujukan untuk penempatan di sepanjang perbatasan timur dan wilayah pesisir Finlandia. Sistem itu juga harus tetap kompatibel dengan badan-badan keamanan nasional lainnya.
| Komponen | Penyedia | Peran |
|---|---|---|
| Jaringan aman untuk sistem anti-drone | Nokia Defense | Konektivitas berkecepatan tinggi dan aman untuk berbagi data real-time |
| Kapal patroli | Marine Alutech | Pasokan armada patroli |
| Kendaraan patroli berbasis Sisu GTP | Saab | Kendaraan patroli terlindungi |
| Integrasi jaringan perusahaan penjaga perbatasan | 61N Solutions | Menghubungkan sistem ke jaringan operasional |
Didukung Mitra Finlandia-Nordik
Selain Nokia, inisiatif ini juga melibatkan usaha patungan Finlandia-Nordik yang berisi Marine Alutech, Saab, dan 61N Solutions. Marine Alutech akan memasok kapal patroli, Saab menyediakan kendaraan patroli berbasis platform Sisu GTP, dan 61N Solutions mengintegrasikannya ke jaringan perusahaan penjaga perbatasan.
Pasukan Perbatasan Finlandia juga menggunakan dana nasional dan Uni Eropa untuk membangun sistem yang memperkuat kemampuan memantau dan melawan UAV. Sistem yang sama juga diarahkan untuk membantu penyelidikan kejahatan.
Uji Awal Dimulai 2027
Mayor Jenderal Jari Tolppanen, Kepala Teknik Pasukan Perbatasan Finlandia, mengatakan bahwa pihaknya bersama mitra industri harus selalu siap memperbarui teknologi dan metode seiring berubahnya kebutuhan. Penilaian awal terhadap kendaraan, kapal, dan sistem jaringan akan berlangsung dari tahun 2027 hingga awal 2028 sebelum keputusan produksi potensial diambil.
Dengan fokus pada perbatasan timur dan pesisir, proyek ini memperlihatkan arah baru pengamanan Finlandia yang menggabungkan sensor, jaringan, dan kendaraan dalam satu sistem terpadu. Bagi Helsinki, modernisasi ini bukan hanya soal alat baru, tetapi juga soal menjaga integritas wilayah dan infrastruktur penting lewat konektivitas yang lebih cepat dan aman.







