
Mitsubishi mulai memberi sinyal kuat bahwa Pajero akan kembali ke pasar SUV dengan wajah baru. Petunjuk itu muncul lewat unggahan video reli dan pernyataan akun resmi Mitsubishi Motors yang menulis, “The Pajero / Montero is ready to write its next chapter.”
Sinyal tersebut langsung menarik perhatian karena Pajero sudah didiskontinu pada 2021. Kini, model legendaris itu kembali dibicarakan setelah lima tahun dihentikan penjualannya dan disebut siap dihadirkan lagi untuk konsumen dalam waktu dekat.
Nama lama, reputasi besar
Pajero bukan pemain baru di lini Mitsubishi. Model ini pertama kali meluncur pada 1982 dan dikembangkan sebagai recreational vehicle atau RV yang kini lebih dikenal sebagai SUV.
Sejak awal, Pajero mengandalkan penggerak 4WD atau Four Wheel Drive. Kombinasi kemampuan offroad dan kenyamanan berkendara membuat model ini cepat membangun reputasi kuat di kelas SUV.
Nama Pajero makin besar setelah turun di Dakar Rally pada 1983. Dari ajang itu, Mitsubishi Pajero mengamankan 12 kemenangan, termasuk tujuh kemenangan beruntun.
Prestasi tersebut ikut mengukuhkan Pajero sebagai SUV offroad yang tangguh. Pada 1990, model ini bahkan sempat menjadi pemimpin segmen SUV di Jepang.
Arah desain baru mulai terbaca
Dugaan soal kehadiran Pajero generasi terbaru semakin kuat setelah mobil uji yang disebut-sebut sebagai Pajero terlihat di Australia. Mobil itu dikabarkan membawa bahasa desain serupa dengan Xforce dan Destinator.
Petunjuk lain datang dari unggahan Mitsubishi yang menampilkan Pajero terbaru beserta grille model tersebut. Kombinasi sinyal itu membuat arah desain mobil ini menjadi semakin ramai dibicarakan.
Isyarat desain yang mengarah ke keluarga produk Mitsubishi terbaru membuat kehadiran Pajero terasa tidak sekadar nostalgia. Model ini tampak disiapkan untuk masuk ke babak baru dengan identitas yang tetap membawa karakter SUV tangguh.
Pasar Indonesia ikut menunggu
Konsumen Indonesia juga menantikan kehadiran Pajero terbaru. Minat itu sejalan dengan popularitas SUV di Tanah Air yang masih sangat kuat di kalangan pembeli mobil.
Ground clearance tinggi, kapasitas tujuh penumpang, dan desain tangguh menjadi daya tarik utama di segmen ini. Jika masuk Indonesia, Pajero disebut akan mengisi kelas di atas Xforce maupun Destinator dengan banderol yang lebih tinggi.
Posisi itu membuat Pajero berpotensi menjadi opsi baru di segmen SUV yang lebih premium. Di sisi lain, kehadirannya juga bisa memperkuat citra Mitsubishi sebagai merek yang masih punya amunisi di kelas mobil berkarakter kuat.
Nama Pajero masih punya bobot
Kekuatan nama Pajero juga terlihat dari sejumlah turunan yang pernah lahir di bawahnya. Mitsubishi pernah memperluasnya ke model seperti Pajero Mini, Pajero Junior, dan Pajero iO.
Langkah itu menunjukkan betapa besar nilai nama Pajero dalam strategi Mitsubishi di pasar SUV. Karena itu, kebangkitan model ini bukan hanya soal menghidupkan kembali sebuah nama lama, tetapi juga mengaktifkan kembali salah satu identitas paling kuat milik Mitsubishi.
Dengan sejarah panjang, reputasi offroad, dan sinyal kebangkitan yang mulai terbuka, Pajero kembali diposisikan sebagai model penting bagi Mitsubishi. Kehadirannya berpotensi menambah panas persaingan SUV, terutama di pasar yang masih menghargai mobil berpostur tinggi dan berkarakter tangguh.
Source: otomotif.katadata.co.id




