
GWM menutup May dengan gambaran yang kontras: penjualan global memang turun tipis, tetapi lonjakan ekspor membuat pelemahan di China tidak terlalu dalam. Produsen otomotif asal Tiongkok itu menjual 100.399 kendaraan, turun 1,79% dibandingkan setahun sebelumnya dan 5,56% dari April.
Dorongan terbesar datang dari pasar luar negeri yang kini menyumbang lebih dari separuh total penjualan May. GWM membukukan 50.688 unit overseas, naik 46,77% secara tahunan dan meningkat tipis 0,42% dari bulan sebelumnya.
Ekspor jadi penopang utama
Perubahan komposisi penjualan terlihat jelas dari perbandingan wilayah. Saat pasar domestik melemah tajam, bisnis luar negeri justru menjadi bantalan yang menjaga kinerja grup tetap bertahan.
Di China, GWM hanya menjual 49.711 unit pada May. Angka itu turun 26,57% dibandingkan tahun lalu dan 10,97% lebih rendah dari April.
Dalam lima bulan pertama, pasar domestik juga masih tertekan. Penjualan di China mencapai 244.557 unit, merosot 18,89% year-on-year, sementara overseas melesat 46,75% menjadi 231.258 unit.
Meski penjualan bulanan melemah, kinerja kumulatif GWM sepanjang Januari hingga May masih positif. Total penjualan grup mencapai 475.815 unit, naik 3,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
NEV pulih bulanan, tapi masih tertahan
Segmen kendaraan listrik dan hybrid memperlihatkan pola yang serupa. GWM menjual 30.447 unit NEV pada May, turun 6,71% secara tahunan, tetapi naik 13,19% dari April.
Rebound bulanan itu belum cukup mengubah tren lima bulanan. Total penjualan NEV GWM sepanjang Januari hingga May masih turun 11,32% menjadi 109.975 unit.
Di tengah tekanan itu, lini premium justru memberi sinyal yang lebih kuat. Wey menjadi salah satu titik terang dengan kinerja yang tumbuh lebih cepat dibanding merek lain di dalam grup.
Wey menguat di tengah tekanan merek lain
Wey menjual 8.119 unit pada May, naik 31,78% secara tahunan dan 1,93% secara bulanan. Dalam lima bulan, merek premium itu mencapai 37.323 unit, atau tumbuh 53,61%.
Penguatan Wey sejalan dengan strategi GWM di segmen NEV premium. Pada 18 May, perusahaan meluncurkan Wey V9X, SUV flagship enam penumpang yang diposisikan sebagai model mewah berbasis AI.
Wey V9X dibanderol mulai 349.800 yuan. Model ini memakai sistem penggerak Hi4 milik GWM, menjadi kendaraan massal pertama di platform Global One S, serta membawa arsitektur listrik tegangan tinggi 800 volt dengan jarak tempuh listrik murni CLTC hingga 470 kilometer.
Kondisi berbeda terlihat pada Haval, Tank, dan pickup. Haval tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 55.478 unit pada May, namun turun 3,84% year-on-year dan 8,04% dari April.
Secara kumulatif, Haval masih tumbuh 3,08% menjadi 267.002 unit dalam lima bulan. Di sisi lain, Tank menjual 17.067 unit pada May, turun 18,34% secara tahunan meski naik tipis 0,30% dari April, dengan total lima bulan 76.940 unit atau turun 6,27%.
Segmen pickup juga belum keluar dari tekanan. GWM mencatat penjualan 13.628 unit pada May, turun 12,13% year-on-year dan 20,12% dari bulan sebelumnya.
Dalam periode Januari hingga May, penjualan pickup berada di 78.500 unit, turun 5,44%. Dengan kondisi itu, ekspansi overseas dan pertumbuhan Wey menjadi dua faktor penting yang menahan tekanan dari pelemahan pasar domestik dan beberapa lini utama.
Source: cnevpost.com




