OJK Perkuat Ekosistem Pangan Lokal Magelang, Akses Pembiayaan Mulai Dibuka Lebar

Author: Cung Media

OJK Provinsi Jawa Tengah bersama TPAKD Jawa Tengah mulai mendorong penguatan ekosistem pangan lokal di Kabupaten Magelang melalui akses keuangan yang lebih inklusif. Fokusnya bukan hanya literasi, tetapi juga pembiayaan sektor produktif yang langsung terhubung dengan rantai pasok pangan.

Langkah ini diposisikan sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui forum Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) SPPG dan business matching produk pangan lokal, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan dipertemukan dalam satu kegiatan.

Sinergi untuk pembiayaan sektor produktif

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, mengapresiasi penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang. Ia menilai kesepakatan itu bisa menjadi dasar program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

OJK menempatkan kolaborasi ini sebagai model sinergi antara ekosistem pangan lokal, Program MBG, industri jasa keuangan, dan pemerintah daerah. Dengan pola tersebut, akses keuangan dan ketahanan rantai pasok pangan di Jawa Tengah diharapkan ikut menguat.

Komponen Kegiatan Fokus Utama Pihak Terkait Jumlah Peserta
KLIK SPPG dan business matching Literasi, inklusi, dan pembiayaan pangan lokal OJK, TPAKD, pemda, industri jasa keuangan 500 peserta

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan PED Kabupaten Magelang. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pembiayaan, rantai pasok pangan lokal, dan akses keuangan bagi sektor produktif.

Kegiatan itu diikuti 500 peserta dari SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, pelaku industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka mengikuti business matching produk pangan lokal untuk memperkuat ekosistem pembiayaan dan rantai pasok pangan daerah.

Dorongan agar dampaknya cepat terasa

Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Sarworini, berharap hasil kegiatan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Menurut dia, penguatan rantai pasok pangan harus memberi dampak langsung pada kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM.

“Harapannya kegiatan ini mampu memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, serta mendukung keberhasilan Program MBG di Jawa Tengah,” jelasnya.

Pemkab Magelang dorong layanan keuangan formal

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem pangan lokal. Pemkab Magelang juga mendorong keterlibatan industri jasa keuangan agar akses pembiayaan dan layanan keuangan formal makin luas.

Selain business matching, peserta juga mendapat edukasi pengelolaan keuangan, pembiayaan, asuransi, dan investasi legal. Materi itu diarahkan untuk meningkatkan literasi sekaligus inklusi keuangan agar manfaat ekosistem keuangan bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan sejumlah industri jasa keuangan. OJK berharap langkah ini mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan memperkuat Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Source: jatengpos.co.id
Terbaru