Pasar Yamaha di Bandung masih menunjukkan pola yang jelas, yakni lini Maxi belum tergeser dari posisi teratas. Segmen ini menyumbang sekitar 50 persen dari total penjualan Yamaha di kota tersebut, dan NMAX serta Aerox tetap menjadi penopang utamanya.
Di sisi lain, tren skutik bergaya retro juga terus tumbuh dan mulai merebut perhatian konsumen. Namun, pertumbuhan itu belum cukup untuk menggeser dominasi Maxi yang masih kuat di Bandung.
Maxi Masih Jadi Penopang Utama
Chief Yamaha DDS 2 Jawa Barat, Fitri Agustadhi, menyebut penjualan Yamaha di Bandung saat ini masih dipimpin lini Maxi. Setelah itu, kontribusi berikutnya datang dari segmen Classy yang diisi Fazzio dan Grand Filano.
Segmen Classy sendiri menyumbang sekitar 30 persen dari total penjualan Yamaha di Bandung. Sisanya datang dari model-model lain di luar dua segmen tersebut.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pasar Bandung masih memberi ruang besar bagi skutik bongsor. Pada saat yang sama, minat terhadap model bergaya personal juga terus berkembang.
Classy Mulai Menekan
Meski belum melampaui Maxi, performa segmen Classy dinilai terus tumbuh. Fitri menyebut penetrasi pasar Classy di Bandung sudah mendekati 40 persen.
Angka itu menandakan bahwa Fazzio dan Grand Filano bukan hanya mencatat penjualan, tetapi juga memperluas penerimaan pasar. Yamaha melihat ini sebagai peluang baru dari konsumen yang mencari karakter motor yang lebih personal dan tampil menonjol di jalan.
Kekuatan segmen Classy juga terlihat dari profil konsumennya. Fazzio lebih banyak diminati kalangan muda, sedangkan Grand Filano cenderung dipilih konsumen yang lebih dewasa.
Fazzio Lebih Unggul di Bandung
Di antara dua model Classy, Fazzio disebut lebih dominan di pasar Bandung. Salah satu alasannya adalah harga yang dinilai lebih kompetitif.
Faktor itu membuat Fazzio lebih mudah diterima konsumen muda yang sensitif terhadap biaya pembelian awal. Desain yang unik juga ikut menjadi daya tarik penting.
Yamaha menilai tampilan visual menjadi salah satu alasan kuat konsumen melirik motor Classy. Model ini menawarkan karakter berbeda dibanding skutik konvensional, sehingga lebih dekat dengan pengguna yang ingin kendaraan berkepribadian.
Selain desain, teknologi Blue Core Hybrid juga menjadi nilai jual utama di lini ini. Teknologi tersebut dinilai membantu efisiensi konsumsi BBM, yang penting bagi konsumen harian tanpa harus mengorbankan gaya dan fitur.
Bandung Menunjukkan Dua Selera Pasar
Data penjualan Yamaha di Bandung memperlihatkan dua arus permintaan yang sama-sama kuat. Maxi masih unggul karena basis konsumennya besar, sementara Classy tumbuh karena menangkap tren desain dan kebutuhan pengguna muda.
Bandung pun menjadi pasar yang menarik karena konsumen tidak hanya mempertimbangkan fungsi dasar kendaraan. Desain, karakter produk, dan efisiensi penggunaan ikut menentukan pilihan.
NMAX dan Aerox masih berdiri sebagai tulang punggung penjualan di wilayah ini. Namun, laju Fazzio dan Grand Filano menunjukkan bahwa persaingan antarsegmen di tubuh Yamaha Bandung makin dinamis.
Untuk saat ini, lini Maxi masih memegang posisi teratas dengan kontribusi setengah dari total penjualan. Namun, pertumbuhan Classy menunjukkan peta pasar Yamaha di Bandung belum statis dan terus bergerak mengikuti selera konsumen.
Source: www.suara.com






