BYD Atto 3 Advanced Plus Menggoda Kelas Rp400 Jutaan, Fiturnya Tetap Lengkap

BYD Atto 3 Advanced Plus muncul sebagai opsi yang sulit diabaikan di segmen SUV listrik Rp400 jutaan. Dengan harga OTR Jakarta Rp415.000.000, varian ini membawa paket yang terasa lebih dekat ke model kelas atas ketimbang mobil listrik lini tengah.

Yang membuatnya menonjol bukan sekadar harga, melainkan cara BYD meracik kompromi. Baterai dibuat lebih ringkas, tetapi motor 150 kW, fitur keselamatan aktif, dan sejumlah fungsi praktis tetap dipertahankan.

Performa tidak ikut dipangkas

Atto 3 Advanced Plus masih memakai Permanent Magnet Synchronous Motor dengan penggerak roda depan. Tenaganya mencapai 150 kW atau setara 204 PS, sementara torsinya 310 Nm.

Angka tersebut cukup untuk catatan 0–100 km/jam dalam 7,9 detik dan kecepatan maksimum 160 km/jam. Untuk kebutuhan harian, karakter torsi instan membuat mobil ini terasa responsif saat dipakai di kota maupun di jalan tol.

BYD juga menyediakan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Normal, dan Sport. Pembagian mode ini memberi ruang bagi pengemudi untuk menyesuaikan efisiensi atau respons akselerasi sesuai kebutuhan.

Baterai lebih kecil, jarak tempuh tetap realistis

Varian ini menggunakan konfigurasi Standard Range dengan kapasitas 49,92 kWh. BYD tetap mempertahankan Blade Battery berjenis Lithium Iron Phosphate atau LFP, yang menjadi salah satu identitas utama lini Atto 3.

Dalam klaim pengujian NEDC, jarak tempuhnya mencapai 410 kilometer. Untuk pola komuter di kawasan seperti Jabodetabek, angka itu masih masuk akal untuk dipakai beberapa hari tanpa sering mengisi daya.

Atto 3 Advanced Plus berdiri di atas e-Platform 3.0 milik BYD. Arsitektur ini mengintegrasikan sasis dan paket baterai, sekaligus membantu distribusi bobot, kekakuan bodi, dan efisiensi ruang kabin.

Di sisi keamanan baterai, Blade Battery disebut telah lulus uji penetrasi paku tanpa memicu kebakaran atau ledakan. Itu menjadi salah satu poin penting yang sering dilihat calon pengguna EV.

Paket ADAS tetap utuh

BYD tidak memangkas fitur keselamatan aktif pada varian ini. Paket ADAS yang disematkan mencakup Adaptive Cruise Control dengan fungsi Stop & Go, Automatic Emergency Braking, Lane Departure Warning, Lane Keeping Assist, Rear Cross Traffic Brake, dan Blind Spot Detection.

Perlengkapan keselamatan pasifnya juga lengkap dengan sistem multi-airbag yang mencakup front, side, hingga curtain airbags. Untuk membantu manuver, tersedia pula 360-degree View Monitor dengan tampilan resolusi tinggi.

Di kelas harga Rp400 jutaan, kelengkapan seperti ini membuat Advanced Plus terasa seperti varian yang tetap serius soal keselamatan. Konfigurasi itu juga memperkuat posisinya sebagai pintu masuk EV yang tidak terasa terlalu banyak dipotong.

Kabin modern, fitur praktis ikut dibawa

Secara tampilan, Atto 3 Advanced Plus memakai bahasa desain Dragon Face yang sporty dan aerodinamis. Mobil ini menggunakan velg alloy 17 inci, ban 215/60 R17, dan ground clearance 175 mm.

Masuk ke kabin, perhatian langsung tertuju pada layar 15,6 inci Intelligent Rotating Touch Screen. Layar ini bisa berputar secara elektrik dari mode landscape ke portrait melalui tombol di setir atau layar.

Sistem infotainment-nya mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, disertai navigasi satelit dan Voice Assistant berbahasa Inggris. Kombinasi itu membuat pengalaman di dalam kabin terasa familiar bagi pengguna smartphone modern.

Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung AC standar dan DC fast charging lewat soket CCS2. Dalam skenario fast charging, baterai dapat diisi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu di bawah 30 menit.

Selain itu, tersedia fitur Vehicle-to-Load atau V2L dengan output 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan mobil menjadi sumber listrik berjalan untuk perangkat seperti laptop, teko listrik, hingga perlengkapan camping.

BYD memperkenalkan Atto 3 Advanced Plus melalui ajang Indonesia International Motor Show. Langkah itu mempertegas ambisi merek asal Tiongkok tersebut untuk memperluas jangkauan di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Terkait