Nirmala Dari Jawa Mencuri Perhatian di Assassin’s Creed Shadows, Keris Nusantara Jadi Senjata Andalan

Author: Cung Media

Kehadiran Nirmala di DLC gratis Black Tides untuk Assassin’s Creed Shadows langsung menarik perhatian pemain Indonesia. Sosok asal Pulau Jawa ini membawa unsur budaya Nusantara ke salah satu waralaba game terbesar di dunia.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya latar belakangnya, tetapi juga cara Ubisoft membangun karakter ini sebagai lawan yang serius. Nirmala tampil sebagai sosok yang cepat, sulit ditebak, dan dibekali senjata tradisional yang sangat identik dengan Indonesia.

Nirmala, sosok dari Jawa di semesta Assassin’s Creed

Dalam cuplikan pembuka DLC, Nirmala memperkenalkan diri dengan kalimat, “I am Nirmala from the island of Java” atau “Saya Nirmala dari Pulau Jawa.” Penyebutan itu langsung menegaskan asal-usulnya tanpa perlu penjelasan tambahan.

Di tengah dominasi karakter dari Jepang, Eropa, dan Timur Tengah, kehadiran tokoh berlatar Indonesia terasa penting bagi banyak pemain Tanah Air. Ubisoft juga memberi ruang bagi detail budaya agar identitas Nirmala tidak berhenti pada nama asal daerah saja.

Tempat berbahaya di sisi Templar

Di dalam cerita Assassin’s Creed Shadows, Nirmala bukan anggota Assassin. Ia justru berada di pihak lawan sebagai bagian dari Templar Order, organisasi yang lama menjadi rival utama para Assassin.

Nirmala memegang gelar Black Cross, posisi elite dalam struktur Templar. Peran itu membuatnya bertugas menjaga disiplin organisasi sekaligus memburu ancaman yang dianggap mengganggu kepentingan mereka.

Dalam alur Black Tides, ia dikirim ke Jepang bersama Sir Eamon Hathaway. Pertemuan mereka dengan Naoe dan Yasuke kemudian berkembang menjadi konflik yang menghadirkan salah satu pertarungan paling menantang di DLC tersebut.

Serangan cepat yang banyak menyulitkan pemain

Banyak pemain mengaku kesulitan saat melawan Nirmala. Di berbagai forum komunitas dan media sosial, pertarungan melawannya disebut sebagai salah satu bagian tersulit dalam Black Tides.

Ia mampu bergerak cepat, menghindari serangan lawan, dan melancarkan serangan yang tidak dapat ditangkis. Kombinasi itu memaksa pemain bermain lebih hati-hati dan menyusun strategi yang lebih rapi.

Aspek Detail
Asal Pulau Jawa
Faksi Templar Order
Gelar Black Cross
Senjata utama Keris
Ciri pertarungan Cepat, lincah, serangan tak bisa ditangkis

Keris Nusantara dan kostum bernuansa budaya Indonesia

Yang paling mencuri perhatian dari karakter ini adalah senjatanya. Ubisoft membekali Nirmala dengan keris, senjata tradisional yang sangat identik dengan budaya Indonesia.

Desain keris itu menampilkan bilah berlekuk atau luk yang menjadi ciri khas senjata tradisional Nusantara. Namun, ukurannya dibuat lebih panjang dari keris pada umumnya sehingga tampak menyerupai pedang pendek di dalam game.

Penyesuaian tersebut juga membantu jangkauannya mengimbangi katana yang digunakan karakter lain. Keputusan ini mendapat respons positif dari banyak pemain Indonesia karena dianggap sebagai bentuk pengakuan terhadap warisan budaya bangsa.

Sentuhan Indonesia juga terlihat pada kostum Nirmala. Setelah karakter ini dikalahkan, pemain dapat memperoleh jubah miliknya sebagai hadiah dengan motif yang mengingatkan pada perpaduan batik dan ulos.

Hubungan yang masuk akal dengan latar sejarah

Latar cerita Nirmala punya kaitan yang cukup masuk akal dengan sejarah dunia nyata. Assassin’s Creed Shadows mengambil setting pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1579, saat wilayah Nusantara berada dalam masa perubahan besar.

Periode itu bertepatan dengan meredupnya pengaruh Kesultanan Demak dan Jepara yang dikenal lewat kepemimpinan Ratu Kalinyamat. Dalam versi fiksi gim, Nirmala digambarkan sebagai mantan prajurit elite wanita dari Jawa yang direkrut Templar melalui jaringan pengaruh Portugis di Malaka.

Setelah direkrut, ia menjalani pelatihan intensif hingga menjadi salah satu agen paling mematikan milik organisasi tersebut. Walau hanya muncul sebagai karakter DLC, Nirmala menunjukkan bahwa budaya dan sejarah Indonesia punya tempat yang kuat di panggung hiburan global.

Source: id.mashable.com
Terbaru