Vivo X300e kini terlihat semakin dekat ke tahap peluncuran setelah perangkat dengan nomor model V2612A lolos sertifikasi 3C di China. Dokumen itu memperkuat sinyal bahwa ponsel ini akan membawa dukungan pengisian cepat 90W.
Yang membuat perangkat ini semakin menarik adalah status sertifikasinya yang sudah lengkap. Vivo X300e disebut telah melewati MIIT, TENAA, dan 3C, sehingga debut resminya disebut bisa terjadi secepatnya, bahkan bulan ini atau pada Agustus.
Sertifikasi lengkap, sinyal peluncuran makin kuat
Nama Vivo X300e sebelumnya dikaitkan dengan model V2612A setelah muncul di basis data TENAA. Setelah itu, sejumlah blogger teknologi di China menyebut perangkat tersebut akan dipasarkan di pasar domestik sebagai Vivo X300e.
Indikasi kehadiran global juga sudah muncul lebih dulu. Nama Vivo X300e terdeteksi di basis data IMEI beberapa pekan lalu, yang membuat kemungkinan peluncuran di luar China ikut terbuka.
| Sertifikasi | Fungsi Utama | Status pada Vivo X300e |
|---|---|---|
| MIIT | Legalitas perangkat | Sudah lolos |
| TENAA | Data awal spesifikasi | Sudah lolos |
| 3C | Pengisian daya | Sudah lolos, mengarah ke 90W |
Layar OLED datar dan kamera depan 50 MP
Dari sisi desain, Vivo X300e disebut akan memakai layar OLED datar berukuran 6,59 inci. Pendekatan ini memberi tampilan yang lebih tegas dan fungsional dibanding panel melengkung yang masih banyak dipakai di kelas tertentu.
Bagian depan perangkat juga dikabarkan membawa kamera swafoto 50 megapiksel. Angka ini menunjukkan Vivo tampaknya memberi perhatian besar pada pengalaman foto depan yang kini makin penting bagi pengguna ponsel premium.
Di bagian belakang, ponsel ini disebut memakai modul kamera berbentuk persegi yang ditempatkan di sudut kiri atas. Desain itu membuat tampilannya mudah dikenali sejak pandangan pertama.
Tiga kamera belakang, ada telefoto periskop
Konfigurasi kamera belakang Vivo X300e disebut terdiri dari tiga sensor. Susunannya mencakup kamera utama 50 megapiksel, kamera telefoto periskop 50 megapiksel, dan kamera ultra-wide 8 megapiksel.
Kehadiran lensa telefoto periskop menjadi salah satu poin paling menonjol. Fitur ini biasanya memberi fleksibilitas lebih untuk memotret objek jauh tanpa terlalu mengorbankan kualitas gambar.
Laporan lain menyebut sistem kamera tersebut akan mendapat dukungan optik dan tuning gambar dari Zeiss. Jika informasi ini benar, Vivo tampaknya ingin menempatkan X300e sebagai perangkat yang kuat di sektor fotografi.
| Komponen | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Layar | OLED datar 6,59 inci | Desain lebih tegas dan fungsional |
| Kamera depan | 50 MP | Fokus pada swafoto |
| Kamera belakang | 50 MP utama, 50 MP telefoto periskop, 8 MP ultra-wide | Tiga kamera |
Baterai besar, bodi tetap tipis
Salah satu daya tarik terbesar Vivo X300e ada pada baterainya. Perangkat ini disebut bisa membawa kapasitas 7.100mAh, angka yang tergolong besar untuk kelasnya.
Menariknya, kapasitas itu diklaim tetap hadir tanpa membuat bodi terlalu tebal. Vivo X300e disebut memiliki ketebalan di bawah 8 mm dengan bobot sekitar 203 gram.
Kombinasi baterai besar dan fast charging 90W bisa menjadi nilai jual penting jika benar dibawa ke pasar. Banyak pengguna memang mencari daya tahan panjang sekaligus waktu isi ulang yang singkat.
Snapdragon 8 Gen 5 jadi penopang performa
Untuk dapur pacu, Vivo X300e dikabarkan akan memakai Snapdragon 8 Gen 5. Laporan yang sama menyebut pendekatan ini sejalan dengan Vivo X300 FE.
Jika benar, keputusan itu menempatkan X300e sebagai perangkat yang menyasar performa kelas atas. Dengan layar OLED datar, baterai 7.100mAh, dan kamera periskop, model ini berpotensi menjadi salah satu perangkat paling menarik di lini tersebut.
Sejauh ini, Vivo belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun detail final lain untuk X300e. Namun dengan sertifikasi MIIT, TENAA, dan 3C yang sudah lengkap, tanda-tanda menuju perkenalan resminya kini terlihat semakin kuat.
