NasDem Jatim Tutup Bimtek 2026, 147 Anggota DPRD Digenjot Kuasai Politik Anggaran

DPW Partai NasDem Jawa Timur menutup bimbingan teknis pendalaman tugas bagi anggota Fraksi NasDem DPRD kabupaten/kota dan provinsi se-Jatim dengan penekanan pada politik anggaran. Kegiatan yang digelar di Vasa Hotel Surabaya sejak 20 April itu diarahkan untuk memperkuat kemampuan anggota dewan agar kebijakan yang dihasilkan lebih berpihak pada masyarakat.

Sebanyak 147 anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem mengikuti kegiatan tersebut. Selama pelaksanaan, peserta mendapat materi yang mencakup perencanaan anggaran, pembahasan APBD, pengawasan anggaran, hingga komunikasi publik terkait kebijakan anggaran.

Fokus pada fungsi legislasi dan pengawasan

Penutupan bimtek dilakukan oleh Wasekjen DPP Partai NasDem Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi, Dedy Ramanta. Ia menekankan agar hasil pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diterapkan langsung dalam kerja legislatif di daerah.

“Harapannya, seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” ujar Dedy, Rabu (22/4/2026).

Menurut penyelenggara, bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme anggota DPRD dalam menjalankan tiga fungsi utama dewan. Materi disusun agar peserta memahami siklus penganggaran daerah secara lebih menyeluruh dan teknis.

Materi dibuat lebih praktis

Perwakilan DPW Partai NasDem Jawa Timur, H. Aminurokhman, menyebut rangkaian bimtek berjalan lancar dengan partisipasi aktif dari para peserta. Ia juga menjelaskan bahwa narasumber yang hadir berasal dari kalangan birokrat dan akademisi.

“Bimtek ini diikuti anggota DPRD Fraksi NasDem se-Jawa Timur dan menghadirkan narasumber dari kalangan birokrat dan akademisi,” kata Aminurokhman.

Ia menambahkan bahwa pendalaman selama tiga hari itu mencakup proses dari perencanaan hingga komunikasi publik atas kebijakan anggaran. Pendekatan tersebut dipilih agar peserta bisa langsung memakai materi dalam tugas harian sebagai wakil rakyat.

Strategi penguatan kader di legislatif

Di awal kegiatan, bimtek dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim. Ia menilai penguatan kapasitas anggota dewan penting supaya politik anggaran dapat dikawal dengan tepat sasaran.

“Bimtek ini penting untuk memperkuat kemampuan anggota dewan dalam mengawal kebijakan anggaran agar tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat,” kata Hermawi, dikutip dari metrotvnews.com.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, juga menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja difokuskan pada satu fungsi agar pembahasan lebih mendalam dan aplikatif. Ia menyebut pilihan itu membuat materi lebih teknis dan mudah diterapkan dalam fungsi legislasi di daerah.

Dorongan agar ilmu langsung dipakai di daerah

Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang, Suyadi, menilai bimtek ini penting untuk memperkuat kapasitas kader partai di legislatif. Ia menekankan bahwa pengawalan anggaran harus dilakukan dengan lebih peka terhadap kebutuhan warga.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas anggota DPRD agar lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu mengawal anggaran secara tepat sasaran,” ujar Suyadi.

Ia berharap pemahaman yang diperoleh selama bimtek tidak berhenti pada tataran teori, melainkan benar-benar dipraktikkan dalam fungsi pengawasan dan penganggaran di daerah. NasDem Jawa Timur juga memandang kegiatan ini sebagai bagian dari strategi politik menjelang Pemilu 2029 untuk memperkuat perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

Dengan penutupan bimtek ini, NasDem Jatim menempatkan penguasaan politik anggaran sebagai bekal utama bagi anggota legislatifnya di daerah. Fokus itu diarahkan agar kerja-kerja dewan tetap terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Source: javasatu.com
Terkait