Kenaikan pangkat ribuan personel Polda Jawa Tengah tahun ini tidak berhenti di seremoni. Di balik penghargaan itu, ada gerakan lingkungan yang mewajibkan setiap personel menanam empat bibit pohon di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Dari kebijakan tersebut, sedikitnya 10.380 bibit pohon akan ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah. Langkah ini membuat momen kenaikan pangkat ikut membawa dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Penanaman Dilakukan Serentak di Jajaran Polda Jateng
Upacara kenaikan pangkat di Mapolda Jateng digelar pada Kamis (2/7/2026) dan dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Sebanyak 290 personel Mapolda Jateng mengikuti upacara tersebut bersama Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan para pejabat utama Polda Jateng.
Di waktu yang sama, upacara serupa juga berlangsung di seluruh polres jajaran. Berdasarkan data yang dihimpun, kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran mencakup 21 personel perwira menengah, 6 personel perwira pertama, 248 personel bintara, dan 10 personel tamtama.
| Kelompok Personel | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Perwira Menengah | 21 | Kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran |
| Perwira Pertama | 6 | Kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran |
| Bintara | 248 | Kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran |
| Tamtama | 10 | Kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran |
Dua Pejabat Utama Naik Pangkat Pengabdian
Pada periode ini, dua pejabat utama Polda Jateng juga menerima kenaikan pangkat pengabdian menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Mereka adalah Karo Log Polda Jateng Brigjen Pol Nirboyo dan Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Pratama Adhyasastra.
Kapolda Jateng menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas masa pengabdian. Ia meminta seluruh personel menjadikannya amanah untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Filosofi Sang Damar Panuntun Jadi Pengingat
Dalam amanatnya, Kapolda juga mengajak personel menghayati filosofi Sang Damar Panuntun sebagai pedoman bertugas. Pesan itu menekankan pentingnya menjadi penuntun dan teladan, menjaga integritas, memperkuat soliditas, serta menunjukkan pengabdian terbaik di mana pun bertugas.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut gerakan penanaman pohon sebagai implementasi nyata dari semangat agar setiap capaian pengabdian membawa manfaat lebih luas. Menurut dia, kenaikan pangkat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.
Lebih dari 10 Ribu Pohon Jadi Simbol Syukur
Artanto menjelaskan, penanaman empat pohon oleh setiap personel dimaksudkan untuk menanamkan nilai bahwa setiap kehormatan harus diiringi kontribusi nyata. Lebih dari 10 ribu pohon yang ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan pohon yang ditanam hari ini bukan hanya simbol rasa syukur atas kenaikan pangkat. Gerakan itu juga dipandang sebagai investasi kebaikan untuk masa depan sekaligus bentuk kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang ikut menjadi bagian dari solusi bagi lingkungan dan kehidupan sosial.
Jenis pohon yang ditanam meliputi mangga, jambu, rambutan, dan trembesi. Pilihan bibit tanaman keras itu diarahkan agar manfaatnya terasa lebih lama bagi lingkungan dan warga di sekitar lokasi penanaman.
