
Motorola Indonesia resmi menghadirkan Motorola Signature dan Motorola Edge 70 Fusion ke pasar Tanah Air dengan fokus pada segmen yang berbeda. Dua perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang mencari kombinasi performa tinggi, kamera mumpuni, dan desain premium dalam satu paket.
Peluncuran tersebut juga dibarengi dengan aksesori baru seperti Moto Buds Loop. Langkah ini memperlihatkan bahwa Motorola mulai membangun pengalaman penggunaan yang lebih terhubung, tidak hanya lewat ponsel tetapi juga lewat ekosistem perangkat pendukungnya.
Motorola Signature dibekali kamera kelas atas
Motorola Signature menjadi model yang paling menonjol dalam peluncuran ini karena diposisikan sebagai smartphone ultra-premium. Salah satu daya tarik utamanya ada pada sektor kamera yang disebut sudah mendapat pengakuan DXOMARK dengan label Gold.
Perangkat ini memakai sensor Sony LYTIA 828 yang dirancang untuk menghasilkan foto berkualitas tinggi di berbagai kondisi pencahayaan. Untuk kebutuhan video, Motorola juga menanamkan dukungan perekaman Dolby Vision agar pengalaman pembuatan konten terasa lebih sinematik.
Dari sisi dapur pacu, Motorola Signature mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan teknologi AI untuk menjaga performa tetap cepat sekaligus efisien saat menangani aktivitas berat.
Desainnya turut dibuat menonjol melalui bingkai aluminium presisi dan material premium. Motorola menyebut tampilan perangkat ini terinspirasi dari tekstil mewah seperti linen dan twill, sehingga memberi kesan elegan dan eksklusif saat digenggam.
Edge 70 Fusion hadir sebagai opsi lebih tipis
Selain model ultra-premium, Motorola juga membawa Edge 70 Fusion sebagai pilihan yang lebih ramping. Smartphone ini hadir dengan bodi ultra-tipis setebal 5,99 mm dan bobot 159 gram, sehingga tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Fokus lain ada pada sektor kamera yang dibekali sensor Sony LYTIA 710. Motorola menambahkan teknologi moto ai untuk membantu menghasilkan foto yang lebih detail, termasuk saat kondisi cahaya rendah.
Susunan kameranya terdiri dari kamera utama 50MP dengan OIS, lensa ultrawide + macro 13MP, serta kamera depan 32MP. Seluruh sistem kamera ini juga divalidasi oleh Pantone agar akurasi warna dan tone kulit terlihat lebih natural.
Untuk daya tahan, Edge 70 Fusion mengusung baterai silikon-karbon 7000mAh. Pengisian cepat 68W TurboPower disiapkan untuk membantu pengguna mengisi daya lebih singkat tanpa mengorbankan durasi pakai.
Layanan purna jual dibuat lebih praktis
Motorola juga memperkenalkan Free Pick Up & Return Service sebagai bagian dari layanan purna jual. Layanan ini dirancang agar pengguna tidak perlu datang langsung ke service center saat perangkat membutuhkan perbaikan.
Prosesnya dimulai dengan penjemputan perangkat dalam 24 jam, lalu diperbaiki oleh teknisi bersertifikat. Setelah quality check selesai, perangkat dikirim kembali tanpa biaya tambahan dan disebut dapat rampung maksimal dalam 5 hari kerja.
Layanan ini disiapkan untuk memberi kenyamanan ekstra, terutama bagi pengguna perangkat premium seperti Motorola Signature dan Razr 60. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Motorola tidak hanya menjual produk, tetapi juga mencoba memperkuat pengalaman setelah pembelian.
Harga Motorola Signature dan Edge 70 Fusion di Indonesia
Motorola memastikan kedua perangkat mulai tersedia pada 24 April 2026 melalui kanal e-commerce dan ritel resmi. Informasi harga dan varian yang diumumkan memperlihatkan posisi masing-masing perangkat di pasar Indonesia.
Motorola Signature
- RAM 12GB + storage 256GB
- Warna PANTONE Carbon dan PANTONE Martini Olive
- Harga spesial Rp 11.999.000
- Bonus hingga Rp 2 juta dari XL Axiata, Vision+, dan lainnya
- Motorola Edge 70 Fusion
- RAM 8GB + storage 256GB
- Warna PANTONE Silhouette, Sporting Green, dan Orient Blue
- Harga spesial Rp 5.999.000
- Bonus hingga Rp 1,3 juta dari Axis dan partner lainnya
Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia, menyebut peluncuran ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Motorola di Indonesia. Dengan kombinasi kamera kelas atas, AI, desain premium, dan layanan purna jual yang praktis, Motorola ingin kembali menegaskan daya saingnya di pasar smartphone yang semakin ketat.





