Motorola Signature Dan Edge 70 Fusion Resmi Di Indonesia, Harga Beda Jauh Dan Fitur Kuncinya Terungkap

Motorola resmi menambah dua ponsel baru untuk pasar Indonesia lewat lini Signature dan Edge 70 Fusion. Keduanya dijadwalkan tersedia mulai 24 April 2026 melalui penjualan offline dan online, dengan posisi yang berbeda untuk pengguna premium dan kelas menengah.

Langkah ini menunjukkan strategi Motorola yang membidik dua kebutuhan sekaligus. Signature hadir sebagai model yang lebih tinggi, sedangkan Edge 70 Fusion ditawarkan sebagai alternatif yang lebih terjangkau tetapi tetap membawa spesifikasi yang kompetitif.

Motorola Signature mengusung layar besar dan bodi tipis

Motorola Signature hadir dengan layar 6,8 inci dan refresh rate 165 Hz. Bobotnya 186 gram dengan ketebalan 6,99 mm, sehingga perangkat ini tetap terasa ringkas meski membawa panel yang besar.

Motorola juga menyematkan sensor sidik jari in-display dan perlindungan Gorilla Glass Victus 2. Kombinasi itu membuat Signature terlihat ditujukan untuk pengguna yang memperhatikan kenyamanan pakai, keamanan, dan ketahanan layar.

Pada sektor kamera, Signature membawa tiga kamera belakang yang sama-sama memakai lensa Sony. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 MP, tele-makro 50 MP, dan ultrawide 50 MP, lalu kamera depan juga beresolusi 50 MP.

Untuk dapur pacu, Motorola membekali perangkat ini dengan Snapdragon 8 Gen 5. Baterainya berkapasitas 5.200 mAh dan mendukung fast charging 90 watt serta fast wireless 50 watt.

Motorola hanya menyediakan satu pilihan memori, yaitu 12 GB/256 GB. Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UI, dan Motorola menjanjikan pembaruan Android serta keamanan selama 7 tahun.

Pilihan warna yang tersedia adalah Pantone Martini Olive dan Pantone Carbone. Harga Motorola Signature dipatok Rp 12,999 jutaan.

Edge 70 Fusion menawarkan baterai lebih besar

Berbeda dari Signature, Motorola Edge 70 Fusion tampil dengan layar 6,78 inci, bobot 193 gram, dan ketebalan 7,99 mm. Refresh rate-nya berada di angka 144 Hz, yang tetap memberi pengalaman visual halus untuk penggunaan harian.

Di sektor kamera, Edge 70 Fusion membawa tiga komponen di belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan satu kamera light sensor, sedangkan kamera depan memakai resolusi 32 MP.

Daya tarik utama Edge 70 Fusion ada pada baterai 7.000 mAh. Motorola juga menambahkan dukungan fast charging 68 watt, sehingga perangkat ini menonjol bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai besar.

Performa ponsel ini ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 dan dipasangkan dengan memori 8 GB/256 GB. Sama seperti Signature, Edge 70 Fusion juga sudah menjalankan Android 16.

Motorola memberi jaminan upgrade Android dan keamanan selama 5 tahun untuk Edge 70 Fusion. Adapun pilihan warnanya terdiri dari Silhouette, Pantone Sporting Green, dan Pantone Orient Blue.

Harga Edge 70 Fusion ditetapkan Rp 6,299 jutaan. Banderol itu membuatnya menjadi opsi yang lebih ramah di kantong dibanding Signature, terutama bagi pengguna yang mencari perangkat dengan baterai besar dan spesifikasi menengah yang masih relevan.

Dua ponsel untuk segmen yang berbeda

Kedua perangkat ini memperlihatkan pembagian pasar yang jelas dari Motorola. Signature diposisikan sebagai model kelas atas dengan chipset lebih kencang, kamera 50 MP di depan dan belakang, serta dukungan wireless charging.

Sementara itu, Edge 70 Fusion menonjol pada baterai 7.000 mAh, harga yang lebih rendah, dan konfigurasi yang tetap lengkap untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan dua pilihan ini, Motorola memberi konsumen di Indonesia opsi yang lebih luas sesuai kebutuhan dan anggaran yang berbeda.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terkait