Rekaman sebuah mobil listrik berwarna pink yang berada di jalur iring-iringan patwal di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, memicu perdebatan di media sosial. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada manuver mobil tersebut, tetapi juga pada penggunaan pengawalan di tengah lalu lintas umum.
Dalam video yang beredar, sejumlah kendaraan terlihat memberi ruang ketika motor patrol pengawal atau patwal membuka jalan. Namun, mobil listrik pink itu sempat tetap melaju hingga berada tepat di depan kendaraan yang dikawal.
Momen Mobil Pink di Depan Iring-iringan
Rombongan dalam rekaman itu memperlihatkan sebuah Toyota Alphard hitam berpelat ZZR yang melintas dengan pengawalan motor patwal. Perjalanan tersebut diduga berkaitan dengan seorang pejabat, meski identitas pihak yang dikawal dan tujuan perjalanannya tidak dijelaskan.
Ketika kendaraan lain bergerak ke sisi kiri, mobil listrik pink terlihat tidak langsung keluar dari jalur yang sedang dibuka. Posisi itu membuat motor patwal sempat memperlambat laju iring-iringan di ruas Jalan Jenderal Sudirman.
Toyota Alphard hitam yang berada dalam rombongan kemudian tampak berupaya mendahului mobil tersebut. Setelah itu, salah satu motor patwal mengambil posisi di depan mobil pink sambil mengurangi kecepatan.
Pengaturan posisi itu membuat mobil listrik pink akhirnya keluar dari jalur iring-iringan. Video yang beredar menyebut mobil tersebut sebagai Geely EX2 berwarna pink, walau identitas kendaraan itu tidak dijelaskan lebih lanjut dalam rekaman.
Kronologi Sebelum Rekaman Belum Diketahui
Belum ada penjelasan pasti mengenai alasan mobil listrik itu berada di jalur iring-iringan. Rekaman juga tidak memperlihatkan situasi sebelum motor patwal membuka jalan maupun respons awal pengemudi saat pengawalan mendekat.
Karena hanya menampilkan sebagian kejadian, video tersebut belum dapat memastikan apakah pengemudi menyadari adanya rombongan yang dikawal. Tidak diketahui pula apakah ada kondisi lalu lintas tertentu yang membuat mobil pink tetap berada pada lajur tersebut.
Menurut VIVA, video itu diunggah akun Instagram @infojakarta.co.id pada Minggu, 19 Juli 2026. Unggahan tersebut kemudian mengundang ribuan komentar dengan pandangan yang saling berseberangan.
Pengawalan di Jalan Umum Dipertanyakan
Sejumlah pengguna media sosial mendukung tindakan pengemudi mobil pink dan mempertanyakan urgensi penggunaan pengawalan di jalan umum. Perdebatan itu berkembang menjadi pembahasan mengenai fasilitas iring-iringan saat lalu lintas sedang padat.
“MANTAP! LANJUTKAN UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK,” tulis salah satu pengguna media sosial dalam kolom komentar. Komentar lain menilai perjalanan untuk kegiatan kerja semestinya tidak selalu membutuhkan pengawalan.
“Apa urgensinya pake pengawalan. Kerja ya kerja aja,” tulis pengguna lain. Ada pula warganet yang menyoroti pentingnya pengaturan waktu perjalanan agar tidak bergantung pada pembukaan jalur di tengah pengguna jalan lain.
Di sisi lain, video tersebut tidak memuat keterangan dari pengemudi mobil listrik maupun pihak dalam rombongan yang dikawal. Peristiwa ini pun menyisakan dua isu yang sama-sama menyita perhatian, yakni etika berkendara saat patwal melintas dan penggunaan pengawalan di jalan raya.
Source: www.viva.co.id






