MK Tetapkan Jakarta Tetap Ibu Kota RI, Nasib IKN Kini Ada Di Tangan Keppres Presiden

Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta tetap menjadi ibu kota Indonesia memunculkan pertanyaan baru tentang arah pemindahan ibu kota. Namun Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan pembangunan IKN tetap berjalan dan tidak menunjukkan tanda penghentian.

Juru Bicara OIKN Troy Pantouw menyebut seluruh proses pembangunan Nusantara masih bergerak. Ia juga menegaskan proyek itu dibiayai melalui tiga skema, yakni APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha, serta investasi swasta.

Pembangunan IKN disebut terus bergerak

Troy menolak anggapan bahwa pembangunan IKN terhenti atau mangkrak. Menurut dia, narasi seperti itu perlu dikoreksi karena di lapangan pembangunan terus berlangsung tanpa stagnasi.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam agenda Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers Kalimantan Timur Periode 2025-2029 dan Dialog Media Strategis di Grand Tjokro Balikpapan, Kalimantan Timur. Dalam forum yang sama, ia memaparkan arah besar pengembangan Nusantara sebagai Superhub Ekonomi Nusantara.

Bukan hanya pusat pemerintahan

OIKN menempatkan IKN bukan semata sebagai pusat pemerintahan. Nusantara juga dirancang menjadi pusat pertumbuhan baru yang terhubung dengan kawasan-kawasan sekitar di Kalimantan Timur.

Konsep Superhub Ekonomi Nusantara diarahkan untuk menghubungkan klaster-klaster strategis agar muncul pertumbuhan baru yang inovatif. Target akhirnya adalah menjadikan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Arah pengembangan meluas ke sembilan wilayah

Fokus pembangunan Nusantara kini tidak berhenti di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. Arah pengembangannya juga mencakup sembilan wilayah perencanaan yang meliputi pusat pemerintahan, pusat ekonomi, bisnis dan kesehatan, energi baru terbarukan, kawasan hiburan, pusat pendidikan, riset dan inovasi, serta industri pangan.

Skema itu membuka ruang kolaborasi dengan Balikpapan, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan wilayah lain di Kalimantan Timur. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan IKN diposisikan sebagai penggerak kawasan, bukan proyek yang berdiri sendiri.

Sejumlah fasilitas sudah berjalan

Troy memaparkan bahwa beberapa fasilitas di kawasan Nusantara sudah berjalan. Fasilitas itu mencakup akses jalan, layanan kesehatan, klaster perbankan, institusi pendidikan, fasilitas ibadah, dan penataan kawasan Sepaku.

Otorita IKN juga berkomitmen memperkuat aspek sosial, budaya, UMKM, pengelolaan lingkungan, serta layanan pendukung bagi masyarakat. Arah ini menunjukkan pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan ekosistem sosial di sekitar kawasan.

Putusan MK tidak batalkan IKN

Dalam sesi tanya jawab, Troy menanggapi putusan MK terbaru yang berkaitan dengan Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta. Ia menegaskan putusan itu tidak membatalkan Ibu Kota Nusantara sebagai ibu kota negara.

Menurut dia, keputusan tersebut justru memperkuat koridor hukum perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara. Ia menambahkan bahwa penetapan resmi perpindahan ibu kota dilakukan melalui Keputusan Presiden yang menjadi kewenangan Presiden Republik Indonesia.

Peran media dinilai penting

Troy juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan perkembangan IKN secara utuh dan jernih. Ia menyebut informasi publik perlu disampaikan berdasarkan fakta agar masyarakat memperoleh gambaran yang benar tentang proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun. Dalam forum itu, ia juga mendorong narasi yang menempatkan kebenaran informasi sebagai pijakan utama dalam pemberitaan mengenai Nusantara.

Source: www.cnbcindonesia.com

Baca Juga

Back to top button