Mental Putri Muda Langsung Diuji di Soccer League All Stars, Laga Pembuka Berlangsung Ketat

Author: Cung Media

Kompetisi Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 langsung memberi ujian berat bagi para pemain putri usia muda. Di Supersoccer Arena, Kudus, laga pembuka memperlihatkan betapa tipisnya jarak kekuatan antartim, terutama di kategori U-15 dan U-18.

Dengan 16 tim terbaik yang tampil di level All Stars, setiap pertandingan terasa seperti final kecil sejak awal. Delapan tim U-15 dan delapan tim U-18 datang sebagai juara dan runner up dari seri regional di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Empat Laga Awal Langsung Menguji Ketahanan Mental

Empat pertandingan pembuka memperlihatkan pola yang sama, yakni duel ketat yang baru terbuka pada babak kedua. Banyak tim kesulitan menembus pertahanan lawan pada paruh pertama, sehingga kemenangan dan hasil imbang ditentukan oleh momen-momen kecil setelah jeda.

Situasi itu membuat aspek mental menjadi perhatian utama. Tekanan laga perdana, lawan yang sama-sama berkualitas, dan tuntutan menjaga fokus sepanjang pertandingan menjadi tantangan nyata bagi para pemain muda.

Mojang Priangan dan Arema Sama-Sama Menang Tipis

Di kelompok U-15, Mojang Priangan Ciamis membuka langkah dengan kemenangan 1-0 atas Putri Tangsel City. Gol penentu lahir pada menit ke-48 lewat Nafeeza Ayasha Nori setelah menerima umpan Raisya Novita Amalia.

Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, menilai timnya sempat terbebani tekanan di laga perdana. Ia menyebut para pemain masih nervous pada awal pertandingan, tetapi mampu bangkit setelah jeda dan mengamankan tiga poin pertama.

Hasil serupa juga diraih Arema FC Women Malang ketika menghadapi Putri Surakarta. Janeeta Alodya menjadi penentu kemenangan melalui gol di babak kedua, dan hasil itu membuat Arema ikut mengoleksi poin penuh di klasemen sementara.

Kapten Arema FC Women, Keysha Arabela Mainsya Nian, menyebut pertandingan berjalan lebih sulit dari perkiraan. Ia menilai lawan tampil keras dan timnya belum sepenuhnya lepas dari rasa panik, meski tetap berusaha maksimal.

Tim Hasil Pencetak Gol Catatan
Mojang Priangan Ciamis Menang 1-0 Nafeeza Ayasha Nori Gol menit ke-48 atas Putri Tangsel City
Arema FC Women Malang Menang 1-0 Janeeta Alodya Menang atas Putri Surakarta di babak kedua

Putri JP Jakarta Tampil Meyakinkan, Tigers Tahan Imbang

Di kategori U-18, Putri JP Jakarta memulai turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Putri Batang. Dua gol mereka baru tercipta pada babak kedua lewat Rengganis Wijanarto dan Naira Ambarani setelah paruh pertama berjalan ketat tanpa gol.

Rengganis menyebut laga itu tidak mudah karena tim masih menyesuaikan diri dengan kondisi permainan dan cuaca. Ia juga menegaskan adanya komitmen bersama untuk menargetkan gelar juara di putaran nasional.

Partai lain mempertemukan Tigers Football Academy Surabaya dan Putri Garut yang berakhir 1-1. Dinda Yosepine Manurung sempat membawa Tigers unggul, sebelum Ayu Wulan Agustin menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Ayu mengaku bangga bisa mencetak gol sekaligus membantu tim membawa pulang satu poin. Ia menilai komunikasi antarpemain masih perlu diperbaiki agar permainan tim lebih solid pada pertandingan berikutnya.

Tim Hasil Pencetak Gol Catatan
Putri JP Jakarta Menang 2-0 Rengganis Wijanarto, Naira Ambarani Seluruh gol lahir di babak kedua
Tigers Football Academy Surabaya Imbang 1-1 Dinda Yosepine Manurung, Ayu Wulan Agustin Gol penyeimbang lahir setelah tertinggal

Level Kompetisi Naik, Adaptasi Jadi Kunci

Pelatih Tigers Football Academy Surabaya, Agustina Indah Mahardika, menilai mental bertanding menjadi pekerjaan rumah utama. Menurut dia, level persaingan di All Stars lebih tinggi dibandingkan seri regional karena kualitas pemain yang turun juga lebih merata.

Format yang mempertemukan para juara dan runner up dari berbagai regional membuat setiap tim harus cepat beradaptasi. Di fase awal seperti ini, ketenangan, komunikasi, dan kemampuan menjaga ritme pertandingan tampak sama pentingnya dengan kualitas teknis di lapangan.

Atmosfer di Kudus menunjukkan bahwa sepak bola putri usia muda terus berkembang dalam daya saing dan intensitas. All Stars pun menjadi panggung penting bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan mereka di level yang lebih tinggi sejak laga pertama.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru