Marvel 1943 Mundur ke 2027, Harga dari Ambisi Kualitas dan Tim Kecil

Marvel 1943: Rise of Hydra belum lagi mendekat ke jadwal rilis yang diharapkan, dan kabar terbaru justru menegaskan bahwa game ini masih butuh waktu. Di balik mundurnya proyek tersebut, ada alasan yang lebih dalam daripada sekadar keterlambatan produksi biasa.

Shawn Kittelsen, eksekutif senior di Paramount Games Studio, menegaskan proyek ini benar-benar ada dan masih berjalan. Ia bahkan menyebut game itu ada di hard drive miliknya, sambil menjelaskan bahwa pengembangannya memakan waktu lebih lama demi menjaga kualitas.

Kualitas lebih penting daripada cepat rilis

Kittelsen menyebut producer Amy Hennig mendorong standar yang tinggi untuk Marvel 1943: Rise of Hydra. Tim pengembang tetap bekerja, tetapi mereka tidak ingin memaksakan peluncuran hanya demi mengejar tenggat.

Masalahnya, tim yang mengerjakan game ini tergolong kecil untuk ukuran produksi AAA. Target akhirnya tetap berada di level AAA, sehingga pendekatan yang diambil harus lebih hati-hati, lebih bertanggung jawab, dan lebih berkelanjutan.

Ia juga mengatakan footage yang sudah pernah diperlihatkan memang merepresentasikan bentuk game saat ini. Namun, kualitas itu dicapai dengan sumber daya yang jauh lebih terbatas dibanding banyak game AAA lain di kelasnya.

Pengembangan yang terhambat banyak faktor

Salah satu hambatan terbesar datang dari kenyataan bahwa studio dan game dibangun secara bersamaan. Situasi itu makin sulit karena proses tersebut berlangsung selama pandemi, yang membuat produksi lebih rentan terganggu.

Kittelsen menilai jadwal awal game ini terlalu ambisius. Menurut dia, rencana itu tidak cukup memperhitungkan berbagai gangguan yang bisa merusak jalannya produksi.

Karena itulah, tim membutuhkan waktu lebih lama untuk menuntaskan pekerjaan mereka. Studio memilih menahan diri daripada memaksa game hadir terlalu cepat dalam kondisi yang belum siap.

Status proyek tetap berjalan

Marvel 1943: Rise of Hydra dikembangkan di Skydance New Media, yang kini berada di bawah payung Paramount Games Studio setelah akuisisi Skydance oleh Paramount. Perubahan struktur itu menempatkan proyek ini di dalam organisasi yang lebih besar, tetapi pengembangannya tidak berhenti.

Kittelsen mengatakan tim memberi waktu untuk “memasak” kepada Hennig dan rekan-rekannya. Ia juga menyebut perusahaan terus mendukung dan berinvestasi dalam proyek tersebut sampai game itu benar-benar siap dirilis.

Latar cerita game ini mengambil tempat di Occupied Paris pada masa Perang Dunia II. Di dalamnya, Captain America tampil bersama Black Panther untuk melawan Hydra.

Amy Hennig masih jadi pusat perhatian

Nama Amy Hennig ikut membuat ekspektasi terhadap proyek ini tetap tinggi. Ia dikenal luas lewat kiprahnya di Naughty Dog, terutama melalui franchise Uncharted, yang menjadikannya salah satu figur penting di industri game.

Kittelsen juga mengungkap bahwa Hennig sedang memimpin pengembangan game Star Wars baru bersama Lucasfilm. Meski proyek itu masih berjalan, rencana saat ini tetap menempatkan Marvel 1943: Rise of Hydra sebagai prioritas yang harus diselesaikan lebih dulu.

Baca Juga

Back to top button